merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Wisman Turun, Wisnus Justru Tumbuh di Kaltim

img 20251203 wa0011

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Tren kunjungan wisata di Kalimantan Timur sepanjang Oktober 2025 memperlihatkan dinamika yang saling bertolak belakang antara wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus). Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim menunjukkan, kunjungan wisman mengalami penurunan bulanan, sementara pergerakan wisatawan domestik justru mencatat kenaikan signifikan secara tahunan.

BPS melaporkan sebanyak 725 wisman masuk ke Kaltim melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, satu-satunya pintu kedatangan internasional di provinsi tersebut. Angka itu turun 9,60 persen dibanding September, namun masih lebih tinggi dibanding periode sama tahun lalu.

“Peningkatan tahunan terlihat hampir di semua kelompok kewarganegaraan,” ujar Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, Rabu (3/12/2025).

Kenaikan tertinggi dicatat wisatawan asal Amerika Serikat yang melonjak 171,43 persen, disusul negara-negara ASEAN 91,64 persen, Oseania 77,78 persen, Asia non-ASEAN 58,54 persen, dan Eropa 34,55 persen. Sementara wisatawan asal Afrika tidak tercatat sama sekali.

Di sisi lain, perjalanan wisatawan nasional (wisnas) melalui pintu udara mencapai 2.959 perjalanan, turun 3,87 persen secara bulanan. Namun secara kumulatif hingga Oktober 2025, pergerakan wisnas meningkat drastis hingga 58,20 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, wisatawan nusantara (wisnus) menurut kabupaten/kota tujuan di Kaltim menunjukkan aktivitas relatif stabil. Total perjalanan wisnus menurut kabupaten/kota tujuan mencapai 1.207.611 perjalanan pada Oktober, turun tipis 1,32 persen dibanding September, tetapi naik kuat 20,96 persen secara tahunan.

Samarinda kembali menjadi daerah dengan pergerakan wisnus terbesar, menyumbang 24,93 persen, diikuti Kutai Kartanegara, Balikpapan, Kutai Timur, serta Penajam Paser Utara.

Sektor perhotelan juga mencatat perkembangan positif. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang naik menjadi 55,96 persen, meningkat 2,47 poin dibanding bulan sebelumnya. Meski demikian, TPK masih lebih rendah 16,78 poin dibanding Oktober 2024, menunjukkan tekanan pemulihan yang belum sepenuhnya pulih.

Rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang tercatat 1,64 hari, dengan tamu asing berada di atas rata-rata yaitu 2,22 hari. Secara keseluruhan, meski kunjungan wisman bulanan melemah, geliat pariwisata domestik dan perhotelan di Kaltim menunjukkan penguatan yang menjadi sinyal positif pemulihan sektor pariwisata daerah. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *