merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Segiri Belum Penuhi Standar AFC, Andi Harun Ajak Pemprov Benahi Kandang Borneo FC

img 20260523 wa0004
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Kepastian Borneo FC Samarinda lolos ke kompetisi Asia musim depan membawa tantangan baru bagi Kota Samarinda. Stadion Segiri yang selama ini menjadi markas Pesut Etam dinilai masih membutuhkan banyak pembenahan agar memenuhi standar Asian Football Confederation (AFC).

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengakui sejumlah fasilitas di Stadion Segiri memang masih perlu diperbaiki, mulai dari kualitas rumput, pencahayaan lampu stadion hingga fasilitas penunjang seperti toilet dan ruang ganti pemain.

Menurutnya, pembenahan stadion menjadi penting agar Borneo FC tetap bisa menggunakan Stadion Segiri sebagai kandang saat tampil di level Asia.

“Memang di sana masih butuh perbaikan seperti standar penerangan lampu, rumput, kemudian beberapa fasilitas lainnya seperti toilet dan ruang ganti yang memerlukan rehabilitasi atau renovasi,” ujarnya.

Andi Harun mengatakan Pemerintah Kota Samarinda tetap akan berupaya melakukan perbaikan sesuai kemampuan anggaran yang dimiliki. Namun, di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini, ia berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turut terlibat membantu percepatan pembenahan stadion.

Ia menilai Borneo FC bukan hanya kebanggaan masyarakat Samarinda, tetapi juga representasi Kalimantan Timur di kancah nasional hingga internasional. “Borneo FC itu bukan hanya kebanggaan Samarinda, tapi kebanggaan Kalimantan Timur. Jadi kalau kota dan provinsi bisa bersinergi melengkapi fasilitas Stadion Segiri, tentu akan jauh lebih cepat,” katanya.

Keterbatasan fiskal daerah membuat ruang gerak pemerintah kota saat ini tidak sebesar sebelumnya. Meski begitu, pemeliharaan stadion tetap berjalan sambil melihat kemampuan anggaran yang tersedia.

Menurutnya, jika kondisi anggaran daerah tidak sedang dalam masa efisiensi, Pemerintah Kota Samarinda sebenarnya optimistis mampu melakukan pembenahan stadion secara mandiri. “Kalau kondisi kita tidak dalam efisiensi seperti sekarang, mungkin pemerintah kota sendiri cukup kuat untuk melaksanakan itu,” ujarnya.

Meski dihadapkan keterbatasan anggaran, Andi memastikan pemerintah tetap berkomitmen mendukung kebutuhan fasilitas Borneo FC, terutama menghadapi tuntutan standar AFC yang lebih ketat dibanding kompetisi domestik. “Seberapapun yang kita bisa lakukan, tetap akan kita lakukan.” pungkasnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *