merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Rampung 100 Persen, Teras Samarinda Tahap II Diusulkan Dibuka 1 September

whatsapp image 2026 08 10 at 12.20.32
Tampak Teras Samarinda Tahap II yang ditargetkan dibuka pada 1 September 2026. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Hitungan menuju pembukaan Teras Samarinda Tahap II kian bergulir. Pemerintah Kota Samarinda mengusulkan peresmian kawasan ruang publik tersebut pada 1 September mendatang, setelah proses pengerjaan fisik dinyatakan rampung.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkot Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan saat ini proyek telah mencapai 100 persen. Namun, sebelum dibuka untuk umum, sejumlah pembenahan masih harus dilakukan, terutama pada detail teknis di lapangan.

“Secara fisik sudah selesai, tapi masih ada beberapa catatan yang harus diperbaiki. Itu menjadi tanggung jawab kontraktor sebelum kami terima sepenuhnya,” ujarnya usai meninjau kondisi Teras Samarinda Tahap II, Senin (10/8/2026).

Sejumlah temuan tersebut di antaranya terkait kualitas pemasangan keramik, sistem penyiraman taman (sprinkler), hingga kondisi rumput dan fasilitas pendukung seperti tempat sampah. Pemkot meminta seluruh kekurangan itu segera ditindaklanjuti dalam masa pemeliharaan.

Marnabas menegaskan, perbaikan harus dituntaskan sebelum serah terima penuh dilakukan. Hal ini untuk menghindari kerusakan yang justru menjadi beban pemerintah setelah proyek resmi dikelola.

“Jangan sampai setelah kami terima, justru muncul kerusakan yang seharusnya bisa diperbaiki sejak awal,” tegasnya.

50b31d4b 763f 4e98 a676 604a12a23b88
Asisten II Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, saat meninjau kondisi Teras Samarinda Tahap II, Senin (10/8/2026). (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

Di sisi lain, Pemkot mulai menyiapkan skema pengelolaan kawasan. Untuk sementara, pengelolaan akan dilakukan oleh pemerintah hingga akhir tahun, sembari membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga.

“Kalau dalam perjalanannya ada pihak yang berminat mengelola, tentu akan kita buka. Tapi prinsipnya, jangan sampai membebani masyarakat,” katanya.

Pengaturan operasional juga menjadi perhatian. Berkaca dari Teras Samarinda Tahap I, kawasan ini tidak akan dibuka selama 24 jam penuh. Pembatasan jam operasional akan diterapkan guna menghindari penyalahgunaan fasilitas publik.

“Jangan sampai operasinya sampai 24 jam. Ada batas-batas waktunya sehingga ini bisa tetap menjadi fasilitas umum,” tegasnya.

Selain itu, skema parkir tengah disiapkan dengan memanfaatkan area sekitar, termasuk kerja sama dengan pengelola Pasar Pagi dan masjid terdekat, terutama untuk mengakomodasi lonjakan pengunjung pada malam hari.

Pemkot juga menargetkan kawasan ini steril dari aktivitas di luar kepentingan publik saat mulai dibuka nanti. Fasilitas pengamanan seperti pagar akan dilengkapi secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.

Rencananya, Wali Kota Samarinda akan melakukan peninjauan lanjutan sekitar 21–22 Agustus. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar sebelum peresmian dilakukan.

“Kalau saat peninjauan nanti masih ada kekurangan, kita punya waktu untuk membenahi. Tapi kalau sudah dinilai siap, bisa saja dibuka lebih cepat. Namun kami usulkan 1 September,” tutup Marnabas. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *