KALTIMVOICE.ID, MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu memastikan peta jalan ekonomi kreatif tetap berjalan meski DPRD Mahulu memberikan catatan agar pembangunan infrastruktur jalan lebih diprioritaskan dibanding proyek fisik pariwisata.
Salah satu proyek yang menjadi sorotan yakni pembangunan kawasan pariwisata Batoq Tenevang. DPRD menilai pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan, perlu mendapat perhatian lebih di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata, Pemberdayaan Masyarakat, dan Ekonomi Kreatif Disparpora Mahulu, Kristina Ping, mengatakan pihaknya memahami adanya masukan tersebut. Namun, menurutnya, pengembangan destinasi wisata tetap dibutuhkan di Mahakam Ulu.
“Saya bukan tidak setuju, tapi kan kita juga butuh destinasi yang harus kita kembangkan di Mahakam Ulu,” ujar Kristina, Senin (10/8/2026).
Kristina menegaskan, adanya pembahasan mengenai prioritas pembangunan infrastruktur tidak akan menghentikan pelaksanaan peta jalan ekonomi kreatif di Mahulu.
Menurutnya, program ekonomi kreatif tetap berjalan dan tidak terdampak oleh kondisi tersebut.
“Tapi terkait peta jalan ekonomi kreatif, kami tetap jalan. Jadi tidak berpengaruh terhadap keuangan daerah seperti itu,” jelasnya.
Ia menilai pengembangan destinasi wisata tetap menjadi bagian yang diperlukan untuk mendukung potensi pariwisata sekaligus ekonomi kreatif di Mahakam Ulu.
Karena itu, meski DPRD memberikan catatan mengenai prioritas pembangunan jalan dan proyek fisik, Disparpora Mahulu memastikan agenda pengembangan ekonomi kreatif tetap dilanjutkan. (mzhra/Adv3/mahakamulu)