merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Pemprov Kaltim Tetapkan Pemenang Sayembara Batik dan Suvenir

img 20251224 wa0045
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba sayembara Desain Batik (yud/kaltimvoice.id)

KATIMVOICE.ID, SAMARINDA – Upaya memperkuat identitas visual sekaligus mendorong partisipasi publik pada pengembangan produk khas daerah kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui pengumuman hasil Sayembara Desain Batik ASN dan Suvenir Khas Kalimantan Timur. Program ini diproyeksikan menjadi langkah strategis agar menghadirkan desain batik Aparatur Sipil Negara (ASN) serta merchandise resmi pemerintah daerah yang lahir dari gagasan dan kreativitas masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menyampaikan, seluruh karya finalis dalam sayembara tersebut secara administratif menjadi milik Pemprov Kaltim. Namun demikian, hanya desain terbaik yang dipilih melalui proses penjurian ketat agar dikembangkan lebih lanjut sebagai batik ASN maupun suvenir resmi pemerintah daerah.

“Enam besar desain ini ke depan bisa menjadi merchandise Pemprov Kaltim. Ketika kita memberikan cenderamata kepada tamu, kita bisa sampaikan bahwa itu adalah hasil karya anak bangsa melalui sayembara desain,” ujarnya saat Grand Final Sayembara Desain Batik ASN dan Suvenir Khas Kalimantan Timur, Selasa (23/12/2025).

Menurutnya, penyelenggaraan sayembara ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk visual semata, tetapi juga menjadi sarana penguatan identitas budaya daerah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada berbagai jenis suvenir khas Kalimantan Timur, sehingga wisatawan maupun tamu daerah memperoleh oleh-oleh yang memiliki fungsi sekaligus nilai budaya yang kuat.

Selain berdampak pada pengembangan UMKM dan industri kreatif, sayembara ini juga dinilai efektif sebagai media edukasi budaya. Para peserta dituntut melakukan riset mendalam terhadap nilai, simbol, dan kekayaan budaya Kalimantan Timur sebelum menuangkannya dalam bentuk desain.

“Ini sekaligus menjadi ruang sosialisasi budaya Kaltim secara nasional, karena sayembara ini terbuka untuk peserta dari berbagai daerah di Indonesia,” tambahnya.

Sayembara dibagi ke dalam dua kategori. Kategori Desain Batik ASN Pemprov Kaltim diikuti 148 peserta dari beragam latar belakang, mulai pelajar, mahasiswa, perajin, pelaku usaha, hingga ASN. Peserta berasal dari Kalimantan Timur serta berbagai provinsi lain seperti Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, Lampung, dan Sumatera Selatan. Sementara itu, kategori Souvenir Khas Kalimantan Timur diikuti 51 peserta dari pelaku industri kreatif, baik dari dalam maupun luar Pulau Kalimantan.

Penilaian dilakukan dewan juri yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, dan praktisi, antara lain Sekda Kaltim selaku ketua dewan juri, Dita Andansari dari Politeknik Negeri Samarinda, Nanang Rakhmad Hidaya dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Dr. Erwiantono dari Universitas Mulawarman dan Komite Ekraf Kaltim, serta Imam Pranawa Utama selaku owner Batik Melayu Kutai Kartanegara.

Rangkaian kegiatan sayembara berlangsung sejak pendaftaran dan penyisihan pada 13-30 November 2025, penjurian pada 4-5 Desember, technical meeting 7 Desember, proses pembuatan karya finalis 8-21 Desember, hingga puncaknya Grand Final pada 23 Desember 2025. Enam finalis dari masing-masing kategori memaparkan karya mereka secara terbuka di hadapan dewan juri. Pemprov Kaltim berharap, dari ajang ini lahir desain batik dan suvenir yang tidak hanya estetis, tetapi juga merepresentasikan jati diri Kalimantan Timur secara kuat dan berkelanjutan.

Ini Daftar Pemenang Sayembara
Sayembara Desain Batik ASN Pemprov Kaltim
• Juara I: Bahri Ilman Firdaus – Representasi Kerajaan Kutai Kartanegara (Kab. Kutai Timur, Kaltim)
• Juara II: Fasmaqullah – Satu Tarikan Nafas Kalimantan Timur (Kab. Bantul, DI Yogyakarta)
• Juara III: Ari Marvian – Tiga Pilar Harmoni Etam (Kab. Penajam Paser Utara, Kaltim)
• Juara Harapan I: Anggit Hari Wibowo – Sanggraha Gunawata (Penjaga Kejayaan Tanah Borneo) (Kota Tangerang, Banten)
• Juara Harapan II: Candra Yuana Putra – Kain Persatuan Kalimantan Timur (Kota Malang, Jawa Timur)
• Juara Harapan III: Nadya Pradita Hosensyah – Tri Bhumi Etam (Kota Samarinda, Kaltim)

Sayembara Souvenir Khas Daerah Kaltim
• Juara I: Syandy Diantrisna Kusuma – Cinderamata Katalis Pariwisata Kaltim (Kab. Kutai Kartanegara, Kaltim)
• Juara II: Ditha Nizaora – Produk Syal dan Bros dengan Motif Khas Dayak dalam Kemasan Kayu (Kota Balikpapan, Kaltim)
• Juara III: Dadang Supriadi – Sticker Magnet Kulkas Kemasan Display (Kab. Kutai Kartanegara, Kaltim)
• Juara Harapan I: Iendy Zelviean Adhari – Sangkala Desk Clock (Kab. Kutai Kartanegara, Kaltim)
• Juara Harapan II: Wintri Azzahra – Light of East Kalimantan (Kota Cirebon, Jawa Barat)
• Juara Harapan III: Etwin Fibrianie – Souvenir Miniatur Lamin, Tempat Pulpen dan Lampu (Kota Samarinda, Kaltim)
(yud/kaltimvoice.id)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *