merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Mahasiswa S2 Unmul Makin Semangat Kuliah karena Gratispol Hilangkan Beban Biaya

img 20251120 wa0007
Mayang Hudayanti, mahasiswa S2 Unmul yang mendapatkan program gratispol. (Mayang/Kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Program pendidikan Gratispol milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali dirasakan manfaatnya oleh para pelajar dan mahasiswa di berbagai jenjang. Salah satunya Mayang Hudayanti (24), mahasiswa S2 Jurusan Ilmu Perikanan Universitas Mulawarman, yang kini menjadi salah satu penerima bantuan pembiayaan tersebut.

Mayang menyebut program ini sebagai terobosan besar karena mencakup jenjang yang luas, mulai dari SMA/SMK hingga S3. Menurutnya, konsep ini memperlihatkan komitmen nyata Pemprov Kaltim dalam membuka akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Menurut aku, program GratisPol ini langkah bagus banget dari Pemprov Kaltim. Soalnya nggak cuma fokus di satu jenjang, tapi dibuka dari SMA/SMK sampai S3. Jadi kesempatan untuk sekolah dan lanjut kuliah itu makin terbuka buat semua orang. Terutama buat yang punya keterbatasan biaya. Pemerintah peduli soal pendidikan bukan hanya wacana atau janji semata saja,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Sebagai penerima manfaat, Mayang merasakan perubahan besar dalam rutinitas akademiknya. Ia tidak lagi harus memikirkan biaya kuliah yang selama ini menjadi pertimbangan utama untuk melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi.

“Jujur aku ngerasa sangat terbantu karena beban biaya langsung berkurang banyak. Jadi bisa fokus ke kuliah tanpa mikirin biaya hingga lulus. Enggak semua orang dapat kesempatan ini. Jadi aku merasa lebih semangat buat ngejalanin kuliah S2-nya tanpa beban pikiran terkait biaya,” ungkapnya.

Bagi Mayang, kesempatan ini bukan hanya meringankan tanggungan keluarga, namun juga membuka ruang untuk mengembangkan kapasitas diri di bidang yang ia tekuni.

Ia berharap program Gratispol dapat terus berjalan, bahkan semakin besar cakupannya. Menurut Mayang, masih banyak masyarakat Kaltim yang membutuhkan informasi lengkap tentang tata cara pendaftaran maupun syarat penerima.

“Harapannya tentu program ini bisa terus berlanjut dan makin diperluas. Biar makin banyak masyarakat Kaltim yang dapat manfaatnya. Dan semoga sistemnya ke depan makin rapi, kuotanya tambah besar, terus sosialisasinya juga lebih merata supaya masyarakat tahu dan bisa daftar,” harapnya.

Lebih jauh, Mayang mengungkapkan bahwa hasrat untuk meningkatkan kompetensi diri sudah ia miliki sejak awal. Namun, kendala biaya menjadi pertimbangan besar sebelum akhirnya ia memutuskan mencoba mendaftar di program GratisPol.

“Awalnya aku memang punya keinginan buat lanjut S2 karena pengen ningkatin kapasitas diri dan nambah skill, apalagi berkaitan sama bidang aku. Tapi jujur biaya itu jadi salah satu hambatan. Makanya pas tahu ada program Gratispol ini, aku langsung mencoba daftar. Karena kapan lagi ada kesempatan kuliah S2 yang dibantu pembiayaannya, kan?” jelasnya.

Program Gratispol kini menjadi salah satu instrumen penting Pemprov Kaltim untuk menciptakan SDM unggul menuju visi pembangunan daerah dalam beberapa tahun mendatang. Kisah Mayang menunjukkan bagaimana kebijakan tersebut bisa membuka peluang baru bagi generasi muda di Kaltim. (Adv diskominfo kaltim/ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *