KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Rudy Mas’ud menyampaikan keputusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk membatalkan rencana pengadaan mobil dinas gubernur yang sebelumnya sempat direncanakan.
Dalam pernyataannya, Rudy menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mendengar dan mempertimbangkan secara serius berbagai aspirasi serta masukan dari masyarakat Kalimantan Timur.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memutuskan untuk membatalkan mobil dinas gubernur yang sebelumnya direncanakan. Keputusan ini kami ambil setelah mendengar dan mempertimbangkan secara serius aspirasi serta masukan positif masyarakat Kalimantan Timur,” ujarnya Senin (2/3/2026).
Ia memastikan bahwa pembatalan tersebut tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan. Menurutnya, tugas-tugas pelayanan publik akan tetap berjalan optimal dan fokus utama pemerintah daerah tetap pada kesejahteraan masyarakat.
“Insyaallah keputusan ini tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan. Tugas-tugas pelayanan publik tetap berjalan optimal dan fokus kami tetap pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Rudy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat atas kritik dan saran yang disampaikan. Ia menilai masukan publik merupakan energi penting bagi pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang lebih baik.
Di bulan penuh ampunan, ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kalimantan Timur, seraya memohon doa dan restu agar pemerintah daerah dapat terus bekerja secara amanah.
“Kritik yang membangun insyaallah akan menjadi energi bagi kami dalam mewujudkan Kaltim sukses menuju generasi emas. Mohon doa dan restu, karena pemerintah yang baik adalah pemerintah yang mau mendengar dan berani mengambil keputusan yang bijak,” tutupnya.
Keputusan ini menjadi sinyal komitmen Pemprov Kaltim dalam menjaga sensitivitas terhadap aspirasi publik serta memastikan kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.(MZhra)