merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

BMKG Ingatkan Kaltim Waspadai Variasi Intensitas Hujan

img 20251213 wa0004
Ilustrasi Perkiraan Cuaca BMKG (Pemprov Kaltim)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda merilis prakiraan cuaca terbaru untuk periode 11-20 Desember 2025 di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Laporan ini menunjukkan adanya variasi intensitas hujan yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun masyarakat, terutama terkait potensi peningkatan curah hujan di beberapa kawasan.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengungkapkan, sebagian besar wilayah Kaltim diprakirakan mengalami curah hujan kategori Menengah dengan akumulasi 50-150 mm dan peluang hujan yang cukup tinggi, yaitu lebih dari 70 persen. Kondisi ini menjadi tanda, sebagian besar daerah akan berada dalam periode basah yang konsisten sepanjang dasarian kedua Desember.

Meski demikian, sejumlah wilayah di Kaltim bagian barat berpotensi menghadapi curah hujan kategori Tinggi. Beberapa area di Kutai Kartanegara bagian utara dan Kutai Timur bagian barat diperkirakan akan menerima hujan 150-300 mm, dengan peluang hujan mencapai 50-70 persen. Intensitas hujan yang lebih besar ini menempatkan kawasan tersebut pada level risiko yang perlu diantisipasi, terutama terkait potensi banjir maupun tanah longsor.

BMKG juga merilis prakiraan deterministik curah hujan Dasarian II Desember 2025 yang kembali menunjukkan pola serupa. Wilayah-wilayah utama Kaltim tetap berada pada kategori Menengah, tetapi bagian Kutai Kartanegara utara dan Kutai Timur barat dapat mengalami peningkatan menjadi kategori Tinggi, yakni 150-200 mm.

Selain itu, prakiraan sifat hujan menunjukkan kondisi yang bervariasi antarwilayah. Secara umum, sebagian besar daerah berada pada kategori Normal (85-115%). Namun sejumlah wilayah seperti Kutai Kartanegara bagian utara, Kutai Timur bagian barat, serta sebagian kecil Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan Berau diprediksi mengalami sifat hujan Atas Normal (116-150%).

Sebaliknya, sebagian besar wilayah Berau, Penajam Paser Utara, Paser, serta beberapa bagian Kutai Barat dan Kutai Timur berpotensi mengalami sifat hujan Bawah Normal (50-84%). Variasi ini menunjukkan bahwa pola cuaca Kaltim pada Desember tidak seragam dan menuntut kewaspadaan di daerah-daerah dengan risiko lebih tinggi.

Dengan informasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan melakukan langkah mitigasi dan monitoring berkelanjutan. BMKG menegaskan, informasi prakiraan ini dapat menjadi dasar pengambilan keputusan bagi instansi terkait dalam upaya mengantisipasi potensi dampak hidrometeorologi menjelang akhir tahun. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *