KALTIMVOICE.ID, PENAJAM – Menghadapi tantangan besar sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan penyegaran besar-besaran di jajaran birokrasinya. Bupati PPU, Mudyat Noor, resmi melantik 148 pejabat yang terdiri dari posisi administrator, pengawas, hingga fungsional di Gedung Graha Pemuda, Nipah-nipah, Jumat (13/2/2026) sore.
Pelantikan ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan upaya strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif dan profesional. Dalam arahannya, Bupati Mudyat menekankan bahwa setiap posisi yang diemban merupakan amanah yang menuntut pembuktian nyata di lapangan.
Bupati menegaskan bahwa jabatan jangan dipandang sebagai fasilitas atau sekadar jenjang kedudukan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan etika birokrasi yang tinggi.
“Jabatan adalah amanah. Amanah ini harus dijalankan dengan integritas, loyalitas, profesionalisme, dan tanggung jawab,” ujar Mudyat Noor dengan nada tegas di hadapan para pejabat yang dilantik.
Dia juga mengingatkan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan. Targetnya jelas: mewujudkan birokrasi yang efektif dan sepenuhnya berorientasi pada pelayanan publik.
Salah satu poin krusial yang disoroti Bupati adalah posisi geografis PPU yang kini menjadi sorotan nasional sebagai tetangga langsung IKN. Menurutnya, dinamika pembangunan di IKN mengharuskan aparatur di PPU untuk meninggalkan cara kerja lama.
”Situasi ini mengharuskan kita meningkatkan disiplin, memperkuat sinergi, dan mengedepankan semangat pengabdian. Kita dituntut bekerja lebih cepat, lebih cermat, dan lebih profesional,” tambahnya.
Prosesi pelantikan ini disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat teras Kabupaten PPU, di antaranya Wakil Bupati Abdul Waris Muin, Ketua DPRD Raup Muin, Sekretaris Daerah Tohar, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menutup sambutannya, Mudyat Noor memberikan ucapan selamat sekaligus tantangan kepada para pejabat untuk langsung membuktikan kinerja mereka demi kesejahteraan masyarakat PPU yang maju dan berdaya saing. (Kaltimvoice/Syahruddin)