desain sukseskan kukar idaman terbaik

Kemarau El Nino Tak Pengaruhi Produksi SAMAQUA, Perumda Tirta Kencana Tetap Produksi 330 Dus per Hari

whatsapp image 2026 08 27 at 13.14.26
Produk SAMAQUA yang siap didistribusikan. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Kondisi kemarau El Nino yang tengah berlangsung di Samarinda tidak memengaruhi produksi air minum dalam kemasan (AMDK) SAMAQUA milik Perumda Tirta Kencana Samarinda.

Asisten Manager Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Cevi Wahyudi, memastikan produksi SAMAQUA tetap berjalan seperti biasa.

Menurutnya, intrusi air laut yang mulai masuk ke Sungai Mahakam dan memengaruhi operasional sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Tirta Kencana Samarinda tidak berpengaruh terhadap proses produksi SAMAQUA.

“Untuk (produksi) SAMAQUA sendiri tidak terdampak, tetap kita produksi karena tidak berpengaruh sama air asin,” ujar Cevi kepada Kaltimvoice.id saat ditemui di Kantor Pusat Perumda Tirta Kencana Samarinda, Rabu (27/8/2026).

Saat ini, produksi SAMAQUA masih berada di kisaran 330 dus per hari. Jumlah tersebut disebut tidak mengalami perubahan dibandingkan produksi pada hari-hari sebelumnya.

“Per hari masih tetap produksi 330 dus,” katanya.

SAMAQUA diproduksi di fasilitas AMDK yang berada di kawasan IPA Kalhol, Palaran. Air yang digunakan berasal dari hasil olahan IPA, kemudian kembali diproses melalui sejumlah tahapan penyaringan dan pemurnian sebelum dikemas sebagai air minum.

Dalam prosesnya, air melewati penyaringan menggunakan green sand, karbon berbahan arang batok kelapa, hingga filter bertingkat. Setelah itu, air diproses melalui ultrafiltrasi dan disterilisasi menggunakan sinar ultraviolet sebelum masuk ke tahap pengisian.

Untuk kemasannya, SAMAQUA saat ini tersedia dalam ukuran 220 mililiter, 330 mililiter dan galon. Perumda Tirta Kencana juga sebelumnya menyiapkan ukuran sekitar 600 mililiter untuk menambah pilihan kemasan.

Botol SAMAQUA juga diproduksi sendiri di fasilitas tersebut menggunakan bahan preform. Prosesnya dilakukan secara otomatis, mulai dari pencetakan botol, pembilasan, pengisian air hingga penutupan kemasan.

Setelah selesai dikemas, produk terlebih dahulu menjalani masa karantina selama 24 jam sebelum didistribusikan.

Meski kondisi kemarau membuat sejumlah instalasi pengolahan air Perumda Tirta Kencana melakukan penyesuaian operasional, produksi SAMAQUA sejauh ini tetap berjalan dengan jumlah yang sama.

Cevi memastikan tidak ada perubahan berarti pada produksi harian SAMAQUA.

“Produksinya masih tetap jalan dan normal seperti biasanya,” demikian Cevi. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *