KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA- Memasuki usia 25 tahun, Partai Demokrat Kalimantan Timur memilih merayakan hari jadi partai bersama masyarakat. Lomba Rakyat yang digelar Lapangan Voli Privab, Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda, Minggu (23/8/2026), menjadi salah satu cara membangun suasana kebersamaan tersebut.
Kegiatan itu sekaligus dirangkai dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Warga, kader, pengurus hingga peserta lomba berkumpul dalam suasana yang lebih cair, dengan berbagai perlombaan khas perayaan 17 Agustus.
Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim, Bambang Soepriyadi, mengatakan lomba rakyat sengaja tidak ditempatkan sekadar sebagai kegiatan untuk menentukan pemenang. Ada nilai kebersamaan dan gotong royong yang ingin dipertahankan melalui kegiatan tersebut.
“Bukan sekadar mencari siapa yang menang atau kalah. Di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, sportivitas, kekompakan, kerja keras, serta semangat gotong royong,” ujar Bambang dalam sambutannya.
Bagi Demokrat, momentum seperempat abad perjalanan partai juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat. Bambang menilai kedekatan dengan warga tidak cukup dibangun melalui kegiatan politik, tetapi juga melalui ruang-ruang kebersamaan seperti kegiatan rakyat.
Ia menegaskan, perjalanan 25 tahun Demokrat harus diikuti dengan keberadaan partai yang tetap dirasakan masyarakat. Aspirasi warga, menurutnya, perlu didengar dan diperjuangkan, terutama ketika masyarakat menghadapi persoalan yang membutuhkan perhatian.
“Partai Demokrat akan terus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi rakyat, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Semangat itu kemudian dipadukan dengan pesan kemerdekaan yang menjadi bagian dari kegiatan. Bambang mengingatkan bahwa perayaan HUT RI tidak hanya soal kemeriahan, tetapi juga menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kerja yang memberi manfaat.
Karena itu, ia meminta peserta tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai tujuan utama. Menang maupun kalah, menurutnya, harus tetap dirayakan dalam suasana kebersamaan.
“Menanglah tanpa merendahkan dan kalah tanpa kehilangan kegembiraan. Karena kemenangan terbesar pada hari ini adalah kebersamaan dan kebahagiaan yang dapat kita rasakan bersama,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bambang berharap usia 25 tahun Demokrat tidak hanya menjadi penanda perjalanan organisasi, tetapi juga memperkuat komitmen partai untuk tetap dekat dengan masyarakat Kaltim.
“Semakin solid, semakin dekat dengan rakyat, serta terus berjuang dan mengabdi untuk negeri,” pungkas Bambang. (mell)