merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Transformasi Pasar Pagi Dimulai, Pendaftaran Pedagang dan Sistem Undian Dibuka Bertahap Berbasis Aplikasi

img 20251212 wa0011
Pasar Pagi Samarinda. (ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Upaya modernisasi Pasar Pagi memasuki babak krusial. Pemerintah Kota Samarinda resmi menempatkan proses pendaftaran pedagang ke dalam satu platform digital terintegrasi, langkah yang menandai pergeseran besar dari pola administrasi pasar tradisional menuju sistem berbasis data.

Tahap final aplikasi ini dipresentasikan Disdag Samarinda kepada Wali Kota Andi Harun pada Kamis sore (11/12/2025). Aplikasi tersebut nantinya menjadi pintu masuk seluruh proses administrasi sebelum pedagang menempati gedung baru Pasar Pagi yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun.

Menurut Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani, seluruh tahapan yang sebelumnya dilakukan manual kini beralih ke sistem yang lebih tertata. Mulai dari pendaftaran, penandatanganan surat perjanjian, pemahaman aturan berjualan, hingga penerbitan kartu identitas pedagang.

“Nanti akan ada surat edaran ke pedagang melalui media sosial dan kanal informasi lainnya. Kominfo juga akan membuat tutorial tentang cara penggunaannya,” ujarnya.

Salah satu fitur yang paling penting adalah sistem undian tempat berjualan. Proses ini otomatis berjalan melalui aplikasi, sehingga penentuan lokasi lapak tidak lagi dilakukan secara konvensional. Transparansi menjadi poin utama karena seluruh aktivitas terekam dalam sistem.

Untuk menghindari penumpukan, Disdag menerapkan pendaftaran bertahap. Gelombang pertama yang dibuka bulan Desember menyasar sekitar 2.000 pedagang. Selain itu, desk layanan akan disiapkan langsung di kawasan Pasar Pagi agar pedagang yang belum familiar dengan teknologi tetap mendapat pendampingan. “Kami juga menyiapkan desk layanan di Pasar Pagi. Petugas akan membantu pedagang yang kesulitan menggunakan aplikasi. Mulai besok desk itu dirapatkan untuk penempatannya, kemungkinan dijaga bergantian,” kata Nurrahmani.

Syarat pendaftaran dibuat sederhana. Pedagang tinggal mencocokkan data yang sudah tersimpan di sistem, seperti identitas diri dan SKTUB, sebelum masuk ke tahap verifikasi dan menerima nomor undian.

Meskipun target operasional ditetapkan pada minggu keempat Desember 2025, tetapi tidak semua pedagang akan langsung berpindah. Perpindahan akan mengikuti gelombang pendaftaran untuk memberi ruang bagi pedagang menyesuaikan perpindahan barang dan kesiapan tempat.

Di sisi lain, Disdag telah mulai mengaktifkan tenaga kebersihan, keamanan, dan petugas pendukung lain di gedung baru. Mereka sudah bersiaga hampir sebulan untuk memastikan wilayah tersebut siap digunakan. “Operasional 2025 akhir sudah bisa ada yang masuk, mungkin sekitar Minggu keempat,” tutupnya. (ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *