merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Tak Sempat Membuat Sendiri, Warga Samarinda Pilih Beli Kue Lebaran Siap Saji

whatsapp image 2026 03 19 at 12.43.40
Seorang pembeli memilih kue kering di salah satu toko di Samarinda jelang Hari Raya Idulfitri 2026. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Kesibukan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 membuat banyak warga di Samarinda tak lagi memiliki cukup waktu untuk menyiapkan kue lebaran secara mandiri. Di tengah padatnya aktivitas, pilihan praktis yakni membeli camilan siap saji untuk menyambut tamu saat hari raya.

Suasana itu tampak di sejumlah toko kue dan camilan yang mulai dipadati pembeli. Warga datang silih berganti, memilih berbagai jenis kudapan yang siap disajikan tanpa perlu repot mengolahnya di rumah.

Di Toko Camilan Duo Jago, Jalan Arjuna, lonjakan pembeli sudah terasa sejak beberapa hari terakhir. Rak-rak camilan pun perlahan mulai kosong, menandakan tingginya minat masyarakat yang ingin serba cepat dalam mempersiapkan hidangan lebaran.

Pegawai toko, Haris, mengatakan lonjakan penjualan mulai terasa sejak lima hari menjelang Idulfitri. Ia menyebut peningkatan ini jauh berbeda dibandingkan hari-hari biasa. “Kalau tahun ini lebih cepat lakunya, H-2 saja sudah mulai habis-habis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, camilan yang paling banyak diburu adalah jenis makanan ringan kering yang praktis dan tahan lama, sehingga cocok disajikan untuk tamu saat momen silaturahmi.“Yang paling banyak dicari kue kering nastar, sementara camilan seperti kacang koro dan stik balado,” katanya.

Di balik ramainya pembeli, ada perubahan kebiasaan yang perlahan terjadi. Banyak warga kini memilih menghemat waktu dan tenaga, daripada harus membuat kue sendiri yang membutuhkan proses panjang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, toko mendatangkan stok dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa. Namun, jumlah pasokan tahun ini disebut tidak sebanyak tahun sebelumnya. “Barangnya didatangkan dari Jawa. Kalau dibanding tahun lalu, stoknya justru lebih banyak tahun kemarin,” lanjutnya.

Meski begitu, tingginya permintaan tetap berdampak pada peningkatan penjualan yang signifikan. Dalam suasana menjelang Lebaran yang semakin dekat, perputaran barang pun berlangsung lebih cepat dari biasanya.“Omzetnya bisa naik sekitar dua sampai tiga kali lipat,” pungkasnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *