KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Tahun 2025 menjadi fase pembuka bagi kepemimpinan Rudy Mas’ud dan Seno Aji dalam menakhodai Kalimantan Timur. Sejak resmi dilantik pada 20 Februari 2025, duet Rudy-Seno langsung mengonsolidasikan arah pembangunan daerah dengan menempatkan pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan peran strategis Kaltim di tingkat nasional sebagai prioritas utama.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya era kepemimpinan baru dengan visi membangun Kalimantan Timur yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan. Komitmen itu ditegaskan Rudy Mas’ud sejak hari pertama menjabat.
“Kami Rudy – Seno, bukan siapa-siapa tanpa masyarakat. Jadi kami mencintai masyarakat. Mari bersama bergotong royong membangun Kaltim tanpa memandang perbedaan suku, etnis, dan budaya,” ujarnya.
Memasuki Maret 2025, Gubernur dan Wakil Gubernur mulai turun langsung ke lapangan melalui rangkaian kunjungan kerja ke kabupaten dan kota. Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat silaturahmi, menegaskan pendekatan kepemimpinan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Tonggak penting terjadi pada April 2025 dengan diluncurkannya Program Gratispol sebagai program unggulan Pemprov Kaltim. Program ini dirancang agar memperkuat fondasi pembangunan SDM dan pelayanan dasar. Adapun penjabaran program Gratispol meliputi:
- Pendidikan gratis dari jenjang menengah hingga perguruan tinggi.
- Layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
- Internet gratis desa untuk mempercepat pemerataan akses digital.
- Bantuan administrasi perumahan guna meringankan beban kepemilikan rumah.
- Dukungan sosial keagamaan, termasuk bagi penjaga rumah ibadah.
Sepanjang Mei hingga September 2025, kepemimpinan Rudy-Seno difokuskan pada konsolidasi internal pemerintahan dan percepatan implementasi program prioritas. Koordinasi lintas perangkat daerah diperkuat agar kebijakan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Pada Oktober 2025, Gubernur Rudy Mas’ud mendapat amanah nasional sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Kepercayaan ini menegaskan posisi strategis Kalimantan Timur dalam dinamika kebijakan antardaerah dan memperluas peran diplomasi pembangunan di tingkat nasional.
Bulan November menjadi bukti konkret komitmen sektor pendidikan, ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan Gratispol Pendidikan kepada sekitar 32 ribu mahasiswa dari 53 perguruan tinggi negeri dan swasta. Langkah ini memperkuat akses pendidikan tinggi yang merata dan berkeadilan.
Menutup tahun 2025, Pemprov Kaltim menunjukkan kepedulian lintas daerah dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Aceh sebagai wujud solidaritas kebangsaan. Kaleidoskop setahun kepemimpinan Rudy-Seno mencerminkan gaya kepemimpinan yang aktif, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Dengan fondasi awal yang telah diletakkan, Kalimantan Timur menatap tahun-tahun berikutnya dengan optimisme agar melanjutkan pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada masyarakat. (yud)