merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Sekolah Rakyat Hadirkan Pembelajaran Berbasis Teknologi

whatsapp image 2025 09 12 at 15.10.12 22d9390b
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak.

KALTIMVOICE, SAMARINDA — Program Sekolah Rakyat yang digagas Pemerintah Pusat diproyeksikan menjadi wajah baru pendidikan Indonesia. Tidak hanya menawarkan pendidikan reguler, konsep ini menggabungkan penguatan karakter, pembelajaran kewirausahaan, hingga pengembangan talenta dengan dukungan teknologi modern.

Kepala Dinas Sosial Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, menyebutkan bahwa salah satu syarat penting program ini adalah penggunaan perangkat digital. Laptop, jaringan internet, hingga layar interaktif disiapkan agar proses belajar bisa berjalan efektif, baik secara tatap muka maupun daring.

“Laptop ini diharapkan bisa menjadi sarana agar anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik, bahkan bisa kami sebut sebagai pendidikan unggul. Mereka bukan hanya menerima pelajaran umum, tapi juga pembentukan karakter, wirausaha, hingga pengembangan talenta yang akan memperkuat kepribadian mereka,” ujar Andi, Jumat (12/9/2025).

Menurut Andi, teknologi akan menjadi penghubung agar kualitas pembelajaran di berbagai daerah dapat setara. Materi nantinya tidak hanya disampaikan langsung oleh guru di kelas, tetapi juga bisa ditransmisikan dari pusat melalui sistem daring.

“Nanti beberapa materi akan diberikan terpusat dan disampaikan secara daring. Dengan begitu, kualitas pembelajaran bisa lebih merata,” jelasnya.

Program Sekolah Rakyat sendiri sudah mulai bergulir sejak Agustus 2025. Pemerintah Pusat kemudian menyiapkan jadwal resmi launching dengan tiga opsi, yakni 20, 22, dan 30 September. Kalimantan Timur memutuskan untuk memilih tanggal terakhir.

“Harapan kami semua persiapan rampung pada tanggal 30 nanti. Kami di daerah tentu siap mendukung penuh langkah pemerintah pusat, termasuk melengkapi hal-hal teknis yang masih diperlukan,” tambah Andi.

Acara peresmian Sekolah Rakyat di Kaltim nantinya juga akan dirangkai dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para calon siswa. Meski demikian, sejumlah tahapan teknis masih terus berjalan.

Pemerintah daerah melakukan ground check terhadap calon siswa, memastikan fasilitas asrama siap digunakan, serta melengkapi tenaga kependidikan. Setelah proses ini selesai, nama-nama siswa akan ditetapkan lewat keputusan kepala daerah sebelum dilaporkan ke pusat.

Mnurut Andi, Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis menghadirkan pendidikan inklusif dengan standar yang merata di seluruh Indonesia. Ia meyakini program ini akan membuka kesempatan luas bagi generasi muda di Kaltim untuk berkembang.“Dengan adanya fasilitas laptop ini, kami berharap mutu pendidikan bisa meningkat dan standar belajar anak-anak Indonesia menjadi lebih setara,” tutupnya. (ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *