merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Sebanyak 705 Fasilitas Kesehatan Terlibat dalam Program GratisPol Kaltim

whatsapp image 2025 09 05 at 13.12.52 71bad039
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin. (ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan program layanan kesehatan gratis GratisPol berjalan tanpa hambatan. Program ini bahkan terus diperluas dengan dukungan fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Untuk menjamin kelancaran program, BPJS Kesehatan sudah mengikat kerja sama dengan 705 fasilitas kesehatan di seluruh Kaltim. Mulai dari rumah sakit, klinik, hingga Puskesmas, semuanya bisa melayani masyarakat yang terdaftar dalam skema GratisPol. “BPJS sudah kontrak kerja dengan 705 fasilitas kesehatan di Kaltim. Jadi tidak ada masalah dengan pelaksanaan GratisPol,” tukas Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin usai pembahasan rencana kerja 2026 bersama Badan Anggaran DPRD Kaltim, Kamis (4/9/2025).

Pertemuan tersebut bertujuan membahas sinkronisasi program Dinas Kesehatan dengan visi misi Gubernur Kaltim. “Ini dibahas terkait dengan rencana kerja 2026. Banggar melakukan sinkronisasi program termasuk rumah sakit, apakah sesuai dengan visi misi Pak Gubernur,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Dinkes juga menjelaskan kesiapan sarana kesehatan, mulai dari pengembangan Rumah Sakit Korpri, rencana peningkatan layanan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, hingga evaluasi pelaksanaan GratisPol.

“Ditanyakan kepada saya terkait penyediaan sarana rumah sakit, terutama Rumah Sakit Korpri dan Kanujoso, serta pelaksanaan GratisPol,” katanya.

GratisPol sendiri telah berjalan sejak Februari 2025. Program ini terlaksana melalui kerja sama Pemprov dengan BPJS Kesehatan, di mana pemerintah daerah menanggung premi peserta yang belum memiliki maupun yang statusnya tidak aktif.

Dengan mekanisme yang sederhana, masyarakat bisa segera mendapatkan layanan tanpa harus menunggu lama. “Kalau ada peserta tidak aktif, cukup lapor ke Puskesmas. Hari itu juga bisa langsung diaktifkan oleh Dinas Kesehatan,” jelas Jaya. (ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *