desain sukseskan kukar idaman terbaik

Samarinda Terang 2027, LPJU di Jalan Dr Soetomo, Pahlawan, dan Letjend S Parman Jadi Prioritas Perbaikan

whatsapp image 2026 08 18 at 16.28.50
Kondisi Jalan Pahlawan yang gelap gulita akibat LPJU padam. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Program Samarinda Terang mulai diarahkan masuk dalam prioritas pembangunan Kota Samarinda pada 2027. Sejumlah lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kawasan tengah kota menjadi sasaran awal perbaikan.

Tiga ruas yang diprioritaskan yakni Jalan Dr Soetomo, Jalan Pahlawan, dan Jalan Letjend S Parman. Ketiganya disebut menjadi rujukan awal dalam pembenahan penerangan jalan yang akan dimasukkan ke dalam kegiatan tahun anggaran 2027.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan rencana tersebut telah dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). DPRD dan pemerintah kota selanjutnya akan menyusun langkah lebih rinci untuk merealisasikan program Samarinda Terang.

“Jalan di tengah kota yang kemarin menjadi sorotan itu kawasan Dr Soetomo, kawasan Pahlawan, kawasan Letjend S Parman. Tiga ruas ini sudah menjadi rujukan yang pertama untuk dilaksanakan perbaikannya,” kata Deni di Kantor DPRD Samarinda belum lama ini.

whatsapp image 2026 08 18 at 16.30.34
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

Menurut Deni, perbaikan LPJU menjadi bagian dari peningkatan layanan dasar yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Penerangan jalan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mendukung keamanan dan aktivitas masyarakat pada malam hari.

Deni juga menyoroti besarnya penerimaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang mencapai sekitar Rp132 miliar per tahun. Menurutnya, besarnya penerimaan tersebut perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan penerangan yang diterima masyarakat.

“Kita ingin pemerintah kota memenuhi dan ini salah satu layanan dasar juga karena memang PPJ dari ini jumlahnya lumayan. Itu sampai Rp132 miliar per tahun,” ujarnya.

Karena itu, DPRD tidak ingin peningkatan penerimaan pajak hanya berujung pada penarikan pajak tanpa diikuti perbaikan layanan. Program Samarinda Terang didorong menjadi salah satu bentuk peningkatan pelayanan tersebut.

“Nah, kita ingin tidak hanya pajaknya saja dinaikkan tapi layanannya ditingkatkan,” tegas Deni.

Rencana perbaikan tiga ruas tersebut telah mendapat persetujuan dalam pembahasan bersama TAPD. Tahap berikutnya, program itu akan dimasukkan dalam kegiatan pembangunan 2027 sebelum pelaksanaan perbaikan dilakukan.

“Dan sudah disetujui juga dengan TAPD. Tinggal kita nanti memasukkan di dalam kegiatan di tahun 2027 yang akan datang,” pungkas Deni. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *