KALTIMVOICE.ID SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda bersama Perumda PDAM Tirta Kencana menargetkan pembangunan tiga jaringan pipa baru pada 2026. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat distribusi air bersih, memperluas cakupan layanan, dan menekan potensi gangguan suplai di sejumlah wilayah yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menjelaskan bahwa pemetaan titik pembangunan telah rampung, termasuk di beberapa kawasan prioritas yang menjadi fokus peningkatan layanan. “Beberapa wilayah seperti Gunung Lingai dan Cendana telah masuk dalam rencana pembangunan. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai harapan,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Ia memaparkan bahwa pembangunan pipa baru tersebut merupakan bagian dari paket program teknis PDAM pada tahun mendatang. Selain penambahan jalur distribusi, berbagai pekerjaan pendukung juga disiapkan untuk menjaga stabilitas suplai air.
“Program tersebut meliputi peningkatan kapasitas pintas, penggantian sambungan rumah, pemasangan sambungan baru, serta sejumlah kegiatan lain yang diarahkan untuk menjaga kualitas distribusi air,” terangnya.
Pemkot juga meminta PDAM meningkatkan kinerja operasional agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif. Peningkatan pendapatan sebagai penopang keberlanjutan layanan turut ditegaskan, termasuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tetap menjadi prioritas dalam pemasangan sambungan baru maupun penanganan keluhan.
“Selain itu, pengurangan tingkat kebocoran, baik fisik maupun nonfisik, harus terus diperhatikan agar kualitas distribusi semakin optimal,” pungkasnya.(ns)