merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Pemprov Kaltim Siapkan Lompatan Program Jospol 2026 dengan Target 2.500 Peserta

img 20251127 wa0008
Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih.(ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui DPPKUKM tengah menyiapkan terobosan besar pada 2026 dengan menargetkan 2.500 peserta untuk Program Jospol. Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding pelaksanaan sebelumnya sebagai bagian dari percepatan pembentukan wirausaha baru di seluruh wilayah Kaltim.

Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih, menyampaikan bahwa mulai 2026 program ini tidak lagi terfokus pada tiga daerah tertentu, tetapi diperluas untuk seluruh kabupaten dan kota. Perluasan kuota tersebut dimaksudkan agar masyarakat, baik yang tinggal di kawasan pinggiran maupun perkotaan, memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pelatihan kewirausahaan.

“Pada 2026 kami menargetkan 2.500 peserta. Program ini tidak lagi terbatas pada Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara, tetapi dibuka bagi seluruh wilayah Kaltim,” ujar Heni pada Kamis (27/11/2025).

Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang diumumkan di situs web dan media sosial DPPKUKM. Seluruh tahapan seleksi disusun secara transparan untuk memastikan pelaku usaha pemula dapat mengakses informasi dan mendaftar tanpa hambatan.

Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan yang mencakup pengurusan NIB dan NPWP, sertifikasi halal bagi sektor kuliner, manajemen usaha, hingga praktik produksi.

“Rangkaian kegiatannya tetap sama: pelatihan terlebih dahulu, kemudian pendampingan, dan setelah itu penyaluran peralatan usaha. Dengan mekanisme tersebut, peserta diharapkan siap mandiri dalam menjalankan usaha,” jelas Heni.

Untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan 2026, DPPKUKM memperkuat sistem pemantauan berkelanjutan. Para pendamping akan melakukan evaluasi rutin guna memastikan peserta benar-benar menjalankan kegiatan usaha dan memanfaatkan fasilitas yang diberikan secara optimal.

Program Jospol merupakan salah satu strategi utama Pemprov Kaltim untuk mencapai target pembentukan 10.000 UMKM baru dalam lima tahun ke depan. Dengan lonjakan kuota pada 2026, pemerintah optimistis perkembangan ekosistem UMKM di Kaltim akan semakin inklusif dan merata.

“Kami ingin memberikan peluang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memulai usaha. Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mempercepat upaya tersebut,” tutup Heni.(Adv/Diskominfokaltim)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *