KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Mahakam Ulu kini resmi memiliki pemimpin baru setelah Angela Idang Belawan dan Suhuk dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030. Prosesi pelantikan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (23/9/2025).
Kepastian ini sekaligus menutup seluruh tahapan sengketa Pilkada Mahulu. Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) pada 8 Juli 2025 menolak gugatan yang diajukan pasangan Novita Bulan–Artya Fathra Marthin.
MK menilai permohonan tidak memenuhi ambang batas selisih suara, sehingga hasil yang menetapkan Angela–Suhuk sebagai pemenang dengan keunggulan 2.302 suara tetap sah. Dalam sambutannya, Gubernur Rudy memberikan pesan khusus kepada kepala daerah baru.
Ia menekankan pentingnya integritas serta komitmen untuk menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Rudy juga mengingatkan agar kepemimpinan Angela–Suhuk berorientasi pada pembangunan merata di daerah perbatasan.
“Saya sampaikan selamat bertugas kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Jabatan ini adalah amanah rakyat, maka jalankan dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai ada penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.
Rudy menilai Mahakam Ulu memiliki posisi strategis karena berada di kawasan perbatasan dan menjadi salah satu garda terdepan Kalimantan Timur. Sudah saatnya masyarakat Mahulu keluar dari keterisolasian dan menikmati pemerataan pembangunan.
“Daerah ini unik sekaligus penting. Karena itu, percepatan pembangunan harus dilakukan dengan kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemprov Kaltim akan memberi prioritas pada pembangunan infrastruktur dasar lima tahun ke depan.
Dukungan tersebut mencakup peningkatan kualitas jalan, pelayanan pendidikan, fasilitas kesehatan, pemukiman, hingga ketersediaan air bersih dan sanitasi.“Semua akan kami sinkronkan agar program pembangunan dapat berjalan lebih cepat,” imbuh Rudy.
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menyambut arahan tersebut dengan optimisme. Pembangunan infrastruktur akan menjadi prioritas utama, terutama konektivitas jalan darat antar-kecamatan yang hingga kini masih terbatas.
“Kami akan memfokuskan pembangunan jalan penghubung agar masyarakat tidak hanya bergantung pada transportasi sungai,” jelasnya.
Angela menargetkan peningkatan kualitas akses jalan di seluruh kecamatan dalam masa kepemimpinannya, meski tetap mempertimbangkan tantangan di lapangan. “Kami akan berupaya maksimal agar setiap kecamatan bisa menikmati infrastruktur darat yang layak,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang memilih dirinya dan Suhuk.“Kami merasa bangga sekaligus bersyukur atas amanah ini. Namun kami sadar, masih banyak pekerjaan besar yang menanti, termasuk peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan di Mahulu,” ungkap Angela.(ns)