KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Wisata Belanja Ramadan 2026 di kawasan GOR Segiri, Samarinda, tak hanya menjadi ruang berburu takjil bagi warga, tetapi juga panggung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menunjukkan daya saing dan kualitas produknya.
Di antara sekitar 150 pedagang yang meramaikan area tersebut, lapak Martabak Bakar milik Caca Handika menjadi salah satu yang tak pernah sepi pembeli. Caca Handika mengaku usaha ini bukan hal baru. Ia melanjutkan tradisi yang telah diwariskan lintas generasi.
“Ini sebenarnya sudah lama, dari kakek ke ibu lalu ke saya. Kalau saya sendiri sudah 10 tahun menjalankan. Ibu sekitar 25 tahun, kakek lebih lama lagi,” ujarnya, Selasa (24/2/2025).
Awalnya, usaha tersebut belum memiliki nama khusus. Produk yang dijual hanya disebut martabak isi. Namun sekitar empat tahun terakhir, ia memberi identitas “Martabak Bakar” agar lebih mudah dikenali pelanggan.
Ia menjelaskan, ciri khas martabak buatannya terletak pada komposisi rempah. Tidak hanya bumbu Nusantara, tetapi juga dipadukan dengan sentuhan rempah Timur Tengah.
“Kita pakai sekitar 12 rempah. Ada kapulaga hijau supaya aromanya lebih wangi, cengkeh, pala, lada hitam, lada putih, dan lainnya. Walaupun bukan orang Arab, kita ingin punya ciri khas sendiri supaya rasanya beda,” jelasnya.
Menurut Caca, inovasi dilakukan agar martabak terus berkembang dan memiliki rasa yang lebih kaya dibanding martabak pada umumnya. Proses pembuatannya pun tidak instan. Dari tahap awal, persiapan hingga matang bisa memakan waktu sekitar 25 menit. Namun jika adonan sudah setengah jadi, pembakaran hanya membutuhkan 5 hingga 10 menit. Seluruh bahan isian digoreng terlebih dahulu agar lebih tahan lama.
Dari sisi penjualan, omzet yang diraih selama Ramadan cukup signifikan. Dalam sehari, ia bisa meraup pendapatan kotor lebih dari Rp4 juta. “Kotor sekitar 4 juta lebih. Bersihnya sekitar 2 jutaan,” ungkapnya.
Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, yakni Rp35 ribu untuk varian daging sapi dan Rp30 ribu untuk ayam. Selain berjualan di GOR Segiri selama Ramadan, Caca biasanya membuka lapak di kawasan Stadion Sempaja setiap Minggu pagi, mulai pukul 07.00 hingga sekitar pukul 11.00 Wita. Di luar itu, ia juga aktif mengikuti berbagai event kuliner di Samarinda. (mell)