merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Mal Lembuswana Resmi Dikelola PT KMBS, Setahun Masa Transisi Dimanfaatkan Menjaring Investor

whatsapp image 2026 08 07 at 16.11.11
Mal Lembuswana menjadi salah satu pusat perbelanjaan tertua di Samarinda. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pengelolaan kawasan Mal Lembuswana resmi beralih ke PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KMBS), Jumat (7/8/2026). Penunjukan KMBS menjadi strategi transisi sebelum pemerintah menentukan pola pengembangan jangka panjang.

Selama masa itu, aktivitas perdagangan tetap berjalan, sementara pemerintah membuka ruang bagi investor untuk menawarkan konsep baru yang dinilai mampu menghidupkan kembali kawasan yang selama ini menjadi salah satu ikon Kota Tepian.

Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, revitalisasi tidak berhenti pada pembenahan fisik bangunan yang kini telah berusia sekitar 30 tahun. Pemerintah ingin mengubah wajah Mal Lembuswana menjadi ruang publik yang lebih dinamis, tidak hanya berfungsi sebagai pusat belanja, tetapi juga menjadi pusat aktivitas masyarakat.

“Hari ini menjadi sejarah bagi Pemprov Kaltim untuk lebih menghidupkan lagi Mal Lembuswana,” ujarnya usai serah terima pengelolaan, Jumat (7/8/2026).

Konsep tersebut mulai diarahkan pada penyediaan ruang yang lebih fleksibel. Atrium mall diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan komunitas maupun pertemuan, sementara area luar disiapkan untuk aktivitas olahraga yang tengah diminati masyarakat, seperti padel. Pemerintah berharap kawasan Mal Lembuswana kembali menjadi tujuan warga, bukan hanya saat berbelanja, tetapi juga untuk beraktivitas.

Di sisi lain, minat pelaku usaha terhadap Mal Lembuswana mulai bermunculan. Sejumlah tenant berskala nasional disebut telah menjalin komunikasi dengan pemerintah. Namun, sebagian besar menginginkan ruang usaha yang lebih luas sehingga penataan ulang bangunan menjadi salah satu pekerjaan awal yang harus disiapkan pengelola.

“Ada beberapa tenant yang melihat Lembuswana masih memiliki potensi. Itu menjadi prospek yang baik bagi kita,” imbuh Sei.

Selama masa transisi, KMBS juga diberi tugas membuka peluang kerja sama investasi. Pemerintah tidak menutup kemungkinan pengembangan kawasan dilakukan bersama investor, baik melalui kerja sama langsung maupun mekanisme lain yang masih dikaji.

whatsapp image 2026 08 07 at 16.11.10
Pemprov Kaltim resmi menyerahkan pengelolaan kawasan Mal Lembuswana kepada PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KMBS), Jumat (7/8/2026). (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

“Selama satu tahun ini kami membuka ruang kepada investor yang berminat mengembangkan Mal Lembuswana,” tambahnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim Ahmad Muzakkir menjelaskan, penyerahan pengelolaan kepada KMBS bertujuan memastikan aktivitas di Mal Lembuswana tetap berjalan selama pemerintah menyiapkan skema pengembangan jangka panjang.

Menurutnya, masa transisi menjadi waktu bagi pengelola untuk menjaga operasional pusat perbelanjaan sekaligus membuka peluang kerja sama dengan investor yang akan melanjutkan pengembangan kawasan.

“Masa transisi ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan pelayanan di pusat perbelanjaan. Setelah itu kita upayakan mendapatkan investor lagi,” ujarnya.

Di saat bersamaan, pemerintah juga mulai menata administrasi seluruh aset kawasan Mal Lembuswana. Muzakkir mengatakan proses pencatatan ulang dilakukan setelah serah terima resmi berlangsung, dengan melibatkan tim terpadu dari BPKP dan Inspektorat agar seluruh aset tercatat sesuai kondisi terbaru.

Saat ini, nilai tanah kawasan Mal Lembuswana berdasarkan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) mencapai sekitar Rp702 miliar dengan luas sekitar 68 hektare. Sementara nilai bangunan beserta aset lainnya masih menunggu finalisasi hasil inventarisasi.

“Yang pasti untuk lahannya sekitar Rp702 miliar. Untuk bangunan masih menunggu finalisasi tim karena seluruh aset harus dihitung dan dicatat kembali,” pungkas Muzakkir. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *