KALTIM VOICE, BONTANG – Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Bontang bersama PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan Cititrans menggelar Program Wisata Industri yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengemudi atau driver travel transportasi darat di Kota Bontang. Kegiatan yang dilaksanakan Selasa, 28 Oktober 2025 di Hotel Akbar Bontang ini diikuti oleh 25 peserta dari berbagai layanan transportasi travel.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Masata Bontang, Eko Satrya, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari aksi nyata Program Wisata Industri Bontang untuk meningkatkan mutu pelayanan pengemudi, tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga di sektor industri yang menjadi penopang utama ekonomi kota.
“Program ini kami rancang agar para driver memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Sapta Pesona sebagai landasan sadar wisata. Nilai-nilai itu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan menjadi pedoman penting bagi mereka sebagai frontliner yang mewakili citra Kota Bontang,” ujar Eko.

Program ini memiliki empat tujuan utama:
- Meningkatkan Kualitas SDM – Membekali pengemudi dengan wawasan dan keterampilan agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
- Menciptakan Citra Positif – Menjadikan pengemudi sebagai duta wisata yang merepresentasikan citra ramah dan profesional Kota Bontang.
- Menerapkan Standar Sapta Pesona – Menumbuhkan kebiasaan sadar wisata dalam setiap aspek pelayanan transportasi.
- Meningkatkan Pengalaman Pelanggan/Wisatawan – Melalui pelayanan berwawasan dan beretika, pelanggan diharapkan memperoleh kesan yang mendalam selama perjalanan.
Menurut Eko Satrya, penerapan Sapta Pesona bagi pengemudi merupakan hal mutlak dalam mewujudkan pelayanan prima.
Berikut penerapan tujuh unsur tersebut dalam keseharian driver travel:
- Aman: Mengemudi dengan hati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.
- Tertib: Disiplin waktu keberangkatan dan kedatangan, menjaga ketertiban selama perjalanan.
- Bersih: Menjaga kebersihan kendaraan dan penampilan pribadi.
- Sejuk: Menjaga kenyamanan suhu dan sirkulasi udara di kabin, serta menghindari merokok di dalam kendaraan.
- Indah: Menata interior kendaraan agar nyaman dengan pencahayaan dan musik yang sesuai.
- Ramah: Bersikap sopan, murah senyum, dan komunikatif terhadap penumpang.
- Kenangan: Memberikan pelayanan yang lebih dari sekadar mengemudi — menjadi pemandu yang informatif dan meninggalkan kesan positif bagi penumpang.
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua dari rangkaian Program Wisata Industri. Sebelumnya, Masata telah berkolaborasi dengan BADAK LNG dan Kangaroo Travel, melibatkan 15 peserta, dan hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam sikap serta pelayanan para pengemudi pasca pelatihan.
Melalui sinergi kolaborasi unsur Pentahelix yakni pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media Masata Bontang berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
“Dampaknya bukan hanya pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga pada pembentukan karakter SDM lokal yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter. Sapta Pesona diharapkan menjadi habit atau kebiasaan positif yang tumbuh dari lingkungan industri hingga masyarakat luas,” tutup Eko Satrya.

Program Wisata Industri merupakan inisiatif berbasis edukasi dan pengembangan SDM yang bertujuan memperkuat konektivitas antara sektor pariwisata dan industri di Kota Bontang. Melalui pelatihan, pendampingan, dan pembinaan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem wisata industri yang berdaya saing dan berkelanjutan, dengan pengemudi sebagai salah satu pilar utamanya.(Mzhra).
