desain sukseskan kukar idaman terbaik

Kesbangpol Mahulu Perkuat Literasi Politik Pemilih Pemula di Wilayah Perbatasan

whatsapp image 2026 08 18 at 09.59.46
Kepala Kesbangpol Kabupaten Mahakam Ulu, Yason Liah (Foto: Orys/Kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, MAHAKAM ULU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus memperkuat literasi dan kesadaran politik masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi pemilih pemula di wilayah perbatasan.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Mahakam Ulu, Yason Liah, mengatakan upaya tersebut dilakukan dengan memperbanyak sosialisasi dan bahan edukasi politik kepada masyarakat. Penyampaian edukasi dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk media sosial, korespondensi, hingga komunikasi secara langsung.

“Ya, tentu kita memperbanyak sosialisasi dan bahan edukasi, artinya bisa lewat media sosial, kemudian bisa juga lewat korespondensi, bahkan kita melakukan semacam sosialisasi, kemudian membangun komunikasi yang lebih efektif,” ujar Yason Liah.

Menurutnya, edukasi politik tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda dalam menggunakan hak politik mereka. Kesbangpol juga berupaya memberikan pemahaman mengenai berbagai hal yang perlu diketahui anak muda ketika mulai memasuki usia pemilih.

Yason menjelaskan, generasi muda yang baru memasuki usia politik masih membutuhkan banyak pengetahuan mengenai hak-hak politik mereka. Karena itu, sosialisasi dan komunikasi dilakukan secara intensif agar mereka memiliki pemahaman yang baik dalam menghadapi berbagai agenda demokrasi.

“Bukan hanya terkait dengan kesadaran berpolitik sebagai satu generasi muda yang masuk di usia, usia yang masih perlu banyak pengetahuan terkait dengan hak-hak politik mereka,” jelasnya.

Selain meningkatkan pemahaman politik, Kesbangpol Mahulu juga memasukkan upaya pencegahan terhadap tindakan yang dinilai dapat berdampak kontraproduktif terhadap generasi muda. Sosialisasi tersebut dilakukan secara intensif di seluruh kecamatan di Mahakam Ulu.

Dengan langkah tersebut, Kesbangpol berharap generasi muda di wilayah perbatasan dapat tumbuh menjadi kelompok masyarakat yang memiliki kesadaran politik sekaligus mampu menjaga kondusivitas daerah dalam setiap agenda demokrasi.

“Dengan demikian, kita bisa menghindarkan generasi muda kita dari tindakan atau perbuatan yang kontraproduktif terkait dengan kemajuan dan kemampuan mereka di masa yang akan datang,” pungkas Yason. (mzhra/Adv30/mahakamulu)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *