merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Kaltim Ditawari Kemenag Jadi Tuan Rumah MTQ Internasional 2026, Sri Wahyuni: Insyaallah Siap!

whatsapp image 2025 09 02 at 12.29.02 2c187522
Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni. (ns/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional tahun 2026 setelah mendapat tawaran dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menilai tawaran tersebut sebagai sebuah kehormatan besar, tidak hanya bagi daerah, tetapi juga bagi Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa rencana itu akan segera dibahas bersama Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. “Kementerian Agama telah memberikan tawaran, dan hal ini tentu akan kami laporkan kepada Bapak Gubernur. Insyaallah, apabila dimasukkan dalam anggaran perubahan 2026, Kaltim siap menyelenggarakannya,” ujarnya pada Selasa (2/9/2025).

Menurutnya, MTQ internasional bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah kebangkitan nilai-nilai spiritual sekaligus penguatan tradisi budaya Islam di tengah masyarakat. Terlebih lagi, Kaltim selama ini dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak qari dan qariah berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Bagi kami, menjadi tuan rumah MTQ internasional adalah cita-cita besar. Insyaallah dengan dukungan seluruh pihak, hal tersebut dapat terwujud. Kaltim tidak hanya memiliki fasilitas yang memadai, tetapi juga masyarakat dengan semangat luar biasa untuk menyambut para tamu Allah dari berbagai negara,” tutur Sri Wahyuni.

MTQ internasional ini diperkirakan akan menghadirkan lebih dari 30 negara peserta dengan cabang lomba yang mencakup tilawah, tahfidz, tafsir, hingga seni kaligrafi.

Pemerintah provinsi menegaskan akan memprioritaskan persiapan pada aspek lokasi kegiatan, akomodasi, keamanan, dan pelayanan bagi peserta mancanegara. Penunjukan Kaltim sebagai calon tuan rumah MTQ Internasional 2026 dinilai sejalan dengan reputasi daerah ini dalam mencetak qari dan qariah terbaik dunia, sekaligus karena ketersediaan infrastruktur serta dukungan masyarakat yang kuat.

Di samping statusnya sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), keberhasilan Kaltim menjadi tuan rumah MTQ Internasional akan memperlihatkan dimensi lain, perpaduan antara pembangunan fisik dan pembinaan spiritual masyarakat.(ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *