KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Gelombang demonstrasi yang belakangan ini marak terjadi di berbagai daerah Indonesia menyita perhatian. Aksi-aksi tersebut mengarah pada anarkisme yang merusak fasilitas publik. Di Samarinda sendiri, aksi gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat dijadwalkan berlangsung pada Senin, 1 September 2025. Dipusatkan di depan Gedung DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Sungai Kunjang, Samarinda.
Menjelang aksi tersebut, Ketua DPP Kawan Gepak Kalimantan Timur Ratu Magdalena yang akrab disapa Bunda, menyampaikan imbauan penting. Bunda mengawali dengan salam khas Dayak, “Adil ka’talino bacuramin ka’saruga basengat ka’jubata, arus, arus, arus,” yang berarti adil kepada sesama manusia, bercermin pada nilai kehidupan surgawi, serta kehidupan manusia bergantung pada Tuhan.
Bunda mengingatkan massa aksi, baik mahasiswa maupun masyarakat, agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan tidak terprovokasi.
“Besok, Senin, 1 September 2025 akan diadakan demo di depan Gedung DPRD Provinsi Kaltim. Saya berpesan agar tetap menjaga kondusifitas, jangan anarkis, jangan terprovokasi. Tetap menjaga kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia ini,” tegasnya pada Minggu (31/8/2025).
Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak rakyat yang dijamin Undang-Undang Dasar 1945. Namun, hal tersebut harus dilakukan secara bijak tanpa merusak fasilitas umum atau melakukan tindakan yang merugikan orang lain.
“Jangan merusak fasilitas umum, jangan menjarah. Silakan adik-adik mahasiswa orasi menuntut keadilan. Karena menuntut hak rakyat itu ada di UUD 1945. Sampaikan aspirasi masyarakat dengan baik dan bijaksana,” tambahnya.
Imbauan tersebut muncul di tengah kekhawatiran publik terhadap potensi kericuhan pada aksi unjuk rasa seperti di daerah lain berujung pada bentrokan antara massa dan aparat. Dengan pesan ini, ormas Kawan Gepak Kaltim berharap mahasiswa serta masyarakat yang turun ke jalan mampu menyuarakan tuntutan dengan tetap menjaga ketertiban dan kedamaian.(yud)