KALTIMVOICE.ID, MAHAKAM ULU – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyerahkan secara simbolis bantuan hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada masyarakat Desa Wisata Batu Majang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kamis (8/1/2026). Penyerahan hibah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur ke wilayah hulu Sungai Mahakam.
Bantuan yang diserahkan berupa pembangunan panggung kesenian permanen serta fasilitas sanitasi modern berupa toilet biotek. Program ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok dan perbatasan, sekaligus mendukung pengembangan desa wisata berbasis budaya dan lingkungan.
Total nilai bantuan hibah yang dikucurkan Pemprov Kaltim untuk Desa Batu Majang mencapai Rp391.968.003. Dana tersebut dialokasikan untuk dua paket pekerjaan fisik yang difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana Daya Tarik Wisata (DTW) Mahakam Ulu.
Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan, pembangunan di Kalimantan Timur tidak boleh terpusat di wilayah perkotaan semata, tetapi harus menjangkau desa-desa yang memiliki potensi budaya dan kearifan lokal yang kuat.
“Desa Batu Majang memiliki kekayaan adat istiadat yang harus kita jaga. Panggung kesenian ini kami hibahkan agar anak-anak muda dan pelaku seni di sini memiliki tempat yang representatif untuk berekspresi. Sementara itu, bantuan toilet biotek adalah upaya kita bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih melalui teknologi pengolahan limbah yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Panggung kesenian yang dibangun dirancang sebagai pusat kegiatan budaya, festival lokal, serta pertemuan warga guna memperkuat kohesi sosial dan pelestarian seni tradisional Dayak. Sarana tersebut memiliki ukuran panjang 5,5 meter dan lebar 7,5 meter dengan nilai kontrak Rp195.984.000.
Sementara itu, fasilitas toilet biotek dibangun sebanyak dua unit dengan nilai kontrak yang sama, yakni Rp195.984.000. Penggunaan sistem bioteknologi ini bertujuan agar mencegah pencemaran air sungai, mengingat sebagian besar pola permukiman warga Mahakam Ulu berada di sepanjang bantaran Sungai Mahakam. Sistem pengolahan limbah ramah lingkungan ini diharapkan mampu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung aktivitas pariwisata berkelanjutan.
Bupati Mahakam Ulu yang turut mendampingi Gubernur dalam kunjungan tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ia menilai kehadiran infrastruktur tersebut sangat dinantikan oleh masyarakat yang selama ini masih mengandalkan fasilitas terbatas untuk kegiatan sosial dan budaya.
Kunjungan kerja Gubernur Rudy Mas’ud di Kabupaten Mahakam Ulu berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Januari 2026. Selain menyerahkan hibah, Gubernur juga meninjau progres pembangunan jalan akses perbatasan serta berdialog langsung dengan tokoh masyarakat guna
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menyatakan, bantuan hibah tersebut sejalan dengan arah kebijakan pengembangan pariwisata berbasis desa dan budaya yang tengah didorong Pemprov Kaltim. Menurutnya, Desa Wisata Batu Majang memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan di wilayah hulu Mahakam.
“Desa Batu Majang adalah salah satu desa wisata yang kami dorong pengembangannya pada tahun 2026 melalui program JOSS Pool. Panggung kesenian dan fasilitas sanitasi ini menjadi elemen penting untuk meningkatkan kualitas destinasi, baik dari sisi atraksi budaya maupun kenyamanan wisatawan,” ujar Ririn Sari Dewi.
Ia menambahkan, penguatan sarana pendukung desa wisata di Mahakam Ulu tidak hanya bertujuan meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam pelestarian budaya serta penguatan ekonomi berbasis pariwisata berkelanjutan.
Desa Wisata Batu Majang sendiri merupakan salah satu desa wisata berkembang yang akan menjadi fokus pengembangan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur melalui program JOSS Pool Pengembangan Desa Wisata dan Budaya Provinsi Kaltim Tahun 2026. (yud)