merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Goa Halo Tabung Jadi Sorotan Kunjungan Gubernur Kaltim, Pesona Karst Maratua Kian Dilirik

img 20260117 wa0011
Goa Halo Tabung Maratua (ist)

KALTIMVOICE.ID, MARATUA – Potensi wisata alam Pulau Maratua kembali mendapat perhatian dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud ke Kabupaten Berau. Pada hari kedua kunjungannya, Gubernur meninjau Goa Halo Tabung yang berada di Desa Wisata Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Sabtu (17/1/2026).

Goa Halo Tabung dikenal sebagai destinasi wisata alam dengan karakter unik. Goa ini terbentuk dari batuan karst dan memiliki cekungan sedalam sekitar 25 meter. Di bagian tengah goa terdapat kolam air payau yang jernih dengan warna biru kehijauan, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung.

Keunikan lainnya, sumber air di dalam goa berasal dari resapan laut dan mengikuti dinamika pasang surut Laut Sulawesi. Letaknya yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari garis pantai membuat fenomena alam tersebut semakin menambah nilai eksotis Goa Halo Tabung.

Keindahan kolam alami di dalam goa meninggalkan kesan mendalam bagi rombongan yang hadir. Gubernur Kaltim menilai kawasan Maratua memiliki kekayaan alam yang istimewa dan layak dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan Kalimantan Timur.

“Maratua surga kecil di Kalimantan Timur. Ada Goa Halo Tabung semoga yang ke sini dipanjangkan umurnya, yang sakit disehatkan, dan panjang umur,” kata Gubernur Rudy Mas’ud.

Kekaguman serupa turut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur Muhammad Faisal. Ia mengaku tidak menyangka pesona yang tersimpan di dalam Goa Halo Tabung begitu berbeda dari bayangannya. “Bayangan saya seperti goa pada umumnya, ternyata di dalamnya seperti kolam kecil dengan air biru kehijauan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memandang potensi Goa Halo Tabung sebagai aset pariwisata yang dapat memperkuat daya tarik Maratua. Ke depan, pengelolaan dan promosi destinasi ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan keunikan alamnya. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *