merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

DWP Kaltim Tekankan Peran Keluarga Ciptakan Ruang Aman Anak

img 20260113 wa0049
Suasana ruang saat acara berlangsung (yud/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Upaya pencegahan perundungan sejak lingkungan keluarga dan sosial menjadi perhatian utama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur dalam pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan seminar bertema “Generasi Aman Tanpa Pembulian”. Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026).

Seminar tersebut menjadi bagian dari langkah strategis DWP Kaltim dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menciptakan ruang aman bagi anak dan generasi muda, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam membentuk lingkungan yang sehat, nyaman, dan bermartabat.

Ketua DWP Kaltim, Ny. Nurul Atika Ujang, menegaskan, tema yang diangkat bukan sekadar isu sosial, melainkan panggilan moral yang menyentuh sisi kemanusiaan, khususnya terkait perlindungan anak.

“Pembulian atau perundungan adalah persoalan serius yang berdampak pada kondisi psikologis, sosial, hingga akademis para korban. Melalui seminar ini, kita berharap seluruh anggota DWP, baik sebagai orang tua maupun pengurus organisasi, memiliki pemahaman dan komitmen yang lebih kuat untuk mencegah dan menangani pembulian secara tepat,” ujarnya.

Ia menilai, forum seminar ini menjadi sarana penting bagi anggota DWP untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, sehingga mampu melahirkan pola pengasuhan dan lingkungan sosial yang lebih aman bagi anak.

“Pembulian atau perundungan adalah persoalan serius yang berdampak pada kondisi psikologis, sosial, hingga akademis para korban. Melalui seminar ini, kita berharap seluruh anggota DWP, baik sebagai orang tua maupun pengurus organisasi, memiliki pemahaman dan komitmen yang lebih kuat untuk mencegah dan menangani pembulian secara tepat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, DWP Kaltim menghadirkan narasumber dari RSJD Atma Husada Mahakam, Linda Dwi Novial Fitri, yang menyampaikan materi bertajuk “Ruang Aman Bagi Anak”. Ia memaparkan bahwa ruang aman tidak hanya terbatas pada perlindungan fisik, tetapi juga mencakup aspek emosional dan psikologis anak.

Linda menekankan bahwa perundungan dapat meninggalkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental, rasa percaya diri, serta kemampuan sosial anak apabila tidak ditangani secara tepat.

“Oleh karena itu, diperlukan peran aktif orang tua, pendidik dan lingkungan sekitar dalam menciptakan suasana yang suportif, terbuka dan bebas dari stigma, agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” jelas Linda.

Selain seminar, DWP Kaltim juga memaparkan rencana kerja awal tahun dengan melakukan kunjungan ke DWP perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Program ini diharapkan mampu memperkuat sinergi organisasi dan memastikan setiap kegiatan DWP memberi dampak nyata bagi anggota dan masyarakat. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *