merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

DPRD Samarinda Desak PT BBE Tuntaskan Hibah Lahan TPU untuk Warga Loa Bakung

whatsapp image 2025 09 11 at 19.50.17 461b83f5
Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronald Stephen Lonteng (yud/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE, SAMARINDA – Komisi I DPRD Kota Samarinda menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait permintaan hibah lahan dari PT Bukit Baiduri Energi (BBE) untuk dijadikan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Rapat berlangsung di Ruang Utama Lantai 2 DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Kamis (11/9/25).

Hadir dalam rapat tersebut perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Camat Sungai Kunjang, Lurah Loa Bakung, serta sejumlah ketua RT dari wilayah terdampak. Namun, pihak PT BBE tidak hadir meskipun pembahasan dinilai krusial bagi kepentingan warga.

Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronald Stephen Lonteng, menyayangkan absennya pihak perusahaan. Menurutnya, PT BBE sebelumnya telah menyatakan kesediaan memberikan lahan pengganti untuk pemakaman warga. Namun, kepastian legalitas lahan tersebut hingga kini belum jelas.

“Prinsipnya pihak BBE bersedia memberikan lahan, tapi yang kami pertanyakan apakah lahan itu sudah siap dipakai. Jangan sampai menimbulkan pertanyaan dari warga jika legalitasnya belum jelas atau masih tahap pematangan,” ujarnya.

Ia menegaskan, hibah lahan sebaiknya diserahkan ke pemerintah agar pengelolaan aset lebih terjamin. “Supaya pemerintah juga punya andil besar dalam menjaga aset itu. Apalagi ini menyangkut kepentingan masyarakat Pulau Batu,” tambahnya.

Dirinya menyinggung dampak pertambangan BBE yang turut dirasakan warga sekitar. “Aktivitas tambang pasti menimbulkan dampak ekologi, seperti pengikisan tanah, penurunan daya serap air, hingga erosi. Maka, kontribusi perusahaan dalam reklamasi dan hibah lahan ini sangat kami harapkan,” tegasnya.

Ketua RT 79 Jalan Padat Karya Loa Bakung, Sumadi, menilai PT BBE belum menunjukkan komitmen serius. “BBE itu kesannya tangan kanan melepas, tangan kiri menggenggam. Seakan-akan masih memberi harapan palsu, belum ada kepastian. Bahkan hari ini mereka tidak hadir tanpa alasan jelas,” ungkapnya.

Komisi I DPRD Samarinda menegaskan akan terus mengawal aspirasi warga Loa Bakung yang telah meminta lahan pemakaman sejak 2012. Legislator berharap PT BBE segera menunjukkan sikap kooperatif dan menuntaskan hibah lahan sesuai kesepakatan. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *