desain sukseskan kukar idaman terbaik

Dorong UMKM Olah Limbah Sawit, Pemkab PPU Targetkan Produk Lokal Tembus Pasar Luar Daerah

whatsapp image 2026 10 20 at 14.43.56
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menyatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya maksimal mendampingi para pelaku usaha lokal agar mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika perekonomian yang penuh tantangan.

KALTIMVOICE.ID, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi daerah, salah satunya melalui pemanfaatan turunan limbah kelapa sawit menjadi produk bernilai tambah.

Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menyatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya maksimal mendampingi para pelaku usaha lokal agar mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika perekonomian yang penuh tantangan.

“Teman-teman di UMKM Penajam Paser Utara ini kan sudah kita dorong sekuat upaya. Karena memang di tengah situasi ekonomi yang mungkin tidak terlalu bagus hari ini, apalagi adanya pengurangan dana transfer ke daerah yang memengaruhi perputaran uang, tentu aktivitas ekonomi di daerah ikut terganggu,” ujar Mudyat di Penajam.

Menurut Mudyat, roda penggerak utama sektor UMKM sangat bergantung pada kelancaran sirkulasi uang di masyarakat. Oleh karena itu, langkah terobosan seperti pengolahan limbah sawit dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk menggairahkan kembali kegiatan ekonomi warga setempat.

Ia juga menekankan bahwa orientasi pemasaran produk kreatif berbasis limbah sawit ini tidak boleh berhenti pada skala domestik semata. Pemkab Penajam Paser Utara menaruh harapan besar agar komoditas olahan tersebut mampu menembus pasar luar daerah.

“Jadi kita berharap ini bisa meningkatkan kegiatan ekonomi. Saya harapkan produk ini bukan hanya menjadi produk lokal, tetapi bisa juga dijual ke luar daerah,” tuturnya.

Terkait dengan ketersediaan bahan baku dari sektor perkebunan kelapa sawit, Mudyat menjelaskan bahwa para pelaku UMKM memanfaatkan material sisa atau limbah, bukan produk utama industri perkebunan. Hal tersebut membuat rantai pasok bahan baku bagi para pengrajin relatif aman dan mudah diakses tanpa memicu resistensi dari perusahaan sawit.

“Sebenarnya teman-teman UMKM kan bukan mengambil produk utamanya, melainkan memanfaatkan limbahnya. Artinya secara umum tidak ada persoalan dan relatif mudah dalam memperoleh bahan baku untuk diolah. Tidak terlalu sulit,” kata Mudyat.

Langkah pemanfaatan limbah perkebunan ini diharapkan mampu memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat Penajam Paser Utara, sekaligus menciptakan peluang pasar baru bagi produk-produk kreatif bernilai ekonomi tinggi di luar kawasan daerah setempat.

(Adv65/diskominfoppu/udin.zacrez)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *