merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Umat Tionghoa Padati Klenteng Thien Ie Kong

img 3853
Suasana khidmat perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Klenteng Thien Ie Kong, Jalan Yos Sudarso, Samarinda. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Klenteng Thien Ie Kong, yang berada di Jalan Yos Sudarso, Samarinda, berlangsung dengan suasana khidmat. Sejak pagi, umat Tionghoa datang untuk beribadah, menyalakan hio, dan memanjatkan doa di awal tahun baru.

Selain beribadah, momen Imlek juga dimanfaatkan sebagai waktu berkumpul bersama keluarga. Mereka datang bersama anak-anak, lalu melanjutkan kunjungan ke rumah kerabat setelah selesai sembahyang.

Salah satu umat yang hadir adalah Ibu Suvia. Ia mengatakan, persiapan Imlek di keluarganya dilakukan secara sederhana. “Persiapannya paling dari semalam saja. Biasanya sehari sebelum Imlek itu makan-makan dan kumpul keluarga. Jadi yang sibuk ya di situ saja,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi makan bersama sudah menjadi kebiasaan setiap tahun. Setelah itu, keluarga juga menyiapkan angpao untuk dibagikan kepada anak-anak dan kerabat.

Ia mengakui, sebagai generasi ketiga, keluarganya tidak lagi menjalankan seluruh tradisi seperti dulu. Beberapa kebiasaan tetap ada, tetapi dijalani sesuai kondisi. “Siap-siapnya malam saja. Kalau tradisi, ya dijalani seadanya. Paling kalau ada waktu hias rumah, pasang lampion,” jelasnya.

Untuk hidangan, biasanya tetap tersedia menu seperti ikan, ayam, dan daging. Namun, di rumahnya sudah tidak ada altar khusus untuk sembahyang seperti generasi sebelumnya. “Di rumah saya juga sudah tidak ada altar khusus. Suami juga dari luar, jadi tidak terlalu menjalankan seperti dulu,” tuturnya.

Pada hari pertama Imlek, ia dan keluarga biasanya berkeliling ke rumah saudara yang lebih tua. Ia juga menyesuaikan diri dalam menjalankan ibadah. “Saya tidak sembahyang karena sedang datang bulan. Dari dulu memang dibilang begitu, karena sembahyang kan menghadap Dewa yang sifatnya suci,” ucapnya.

Sebagai seorang ibu, Suvia memanfaatkan momen Imlek untuk mengenalkan nilai kekeluargaan kepada anak-anaknya. Ia juga memiliki harapan sederhana untuk keluarga dan lingkungannya. “Semoga semuanya sehat, rezeki lancar, damai, dan tidak ada ribut-ribut.” tandas Suvia. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *