merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Tangani Jalan Longsor di Pendingin, Indomining: Kualitas di Atas Standar dari PU

img 20260121 wa0014
Tampak Jalan sanga-sanga pendingin yang sudah di cor pihak PT Indomining (ESDM Kaltim)

KALTIMVOICE.ID, KUKAR – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur melakukan peninjauan terhadap kondisi jalan yang sebelumnya terdampak longsor di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara. Rabu (21/1/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan pemerintah daerah terhadap aktivitas pertambangan, khususnya yang berdampak pada infrastruktur publik. Jalan yang sempat mengalami longsor akibat aktivitas pertambangan milik PT Indomining kini telah diperbaiki dan kembali dapat digunakan masyarakat.

Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Kabid Minerba) Dinas ESDM Kalimantan Timur, Achmad Prannata, mengatakan, perbaikan jalan tersebut merupakan tanggung jawab perusahaan dan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dari hasil peninjauan lapangan, kami memastikan bahwa perbaikan jalan sudah dilakukan oleh perusahaan. Ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban atas dampak kegiatan pertambangan terhadap fasilitas umum,” ujar Achmad Prannata.

Ia menegaskan, Dinas ESDM Kaltim akan terus melakukan pengawasan agar aktivitas pertambangan berjalan sesuai dengan regulasi dan tidak merugikan masyarakat sekitar. Menurutnya, setiap perusahaan tambang wajib bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan maupun sosial yang ditimbulkan.

“Pemerintah provinsi tidak mentoleransi perusahaan yang abai terhadap dampak kegiatannya. Jika terjadi gangguan terhadap infrastruktur atau lingkungan, maka perusahaan wajib segera melakukan penanganan,” tegasnya.

Chief of Mining Technique PT Indomining, Yustina Sesah, menjelaskan, perbaikan jalan dilakukan dengan spesifikasi teknis yang sesuai standar yang ditetapkan instansi terkait. Jalan yang diperbaiki memiliki panjang 239 meter dan lebar 6 meter.

“Perbaikan dilakukan menggunakan agregat kelas A dengan ketebalan 20 sentimeter serta beton K400. Seluruh pekerjaan dilaksanakan di atas standar yang ditentukan oleh pihak Pekerjaan Umum,” jelas Yustina.

Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan, sekaligus memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang melintasi jalan tersebut. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *