merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Sidak Pasar Segiri, Wawali Samarinda Pastikan Bapokting Aman Jelang Ramadan

img 20260212 wa0004
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri memantau harga cabai saat sidak bapokting di Pasar Segiri jelang Ramadan 1447 Hijriah (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) di Pasar Segiri menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga tetap terjaga menghadapi lonjakan permintaan saat Ramadan hingga Idulfitri.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyebut kondisi bapokting di Pasar Segiri masih dalam kategori aman dan terkendali. Menurutnya, koordinasi antara pedagang dan pemasok menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan dan harga.

“Persiapan untuk menghadapi Ramadan, untuk bapokting aman sampai saat ini. Kami sudah minta pedagang terus berkoordinasi untuk mendatangkan pasokan dari luar daerah. Sejauh ini, harga masih relatif aman,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Dari hasil sidak, sejumlah komoditas utama dalam kondisi aman. Beberapa di antaranya bawang merah, bawang putih, cabai, serta kebutuhan protein seperti ikan, ayam, dan daging.

Meskipun sejumlah komoditas seperti bawang putih dan cabai mengalami kenaikan tipis, sementara bawang merah justru turun, secara umum harga masih tergolong aman dan wajar. “Di Pasar Segiri, bapokting seperti bawang merah, bawang putih, cabai, ikan, ayam, dan daging tersedia. Meski ada yang naik dan turun, harganya masih dalam batas wajar,” katanya.

Saefuddin ingin memastikan lonjakan permintaan menjelang Ramadan hingga Lebaran tidak memicu kelangkaan. Ia pun berharap suplai dari daerah produsen seperti Jawa dan Sulawesi tetap lancar agar harga tidak melonjak saat puncak permintaan. “Jika produksi di daerah seperti Jawa dan Sulawesi baik dan pasokannya lancar ke sini, harga tentu bisa turun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan apabila produksi di daerah penghasil dalam kondisi baik dan pasokan ke Samarinda melimpah, maka harga berpotensi tetap stabil bahkan menurun.“Mudah-mudahan saat menghadapi Imlek, Ramadan, dan Lebaran tidak ada kenaikan harga,” tutupnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *