merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Samarinda Siapkan Konsep Integrated City Planning untuk Wujudkan Kota Berkelanjutan

img 20251104 wa0008
Kepala Bapperida Samarinda, Ananta Fatuhurrozi. (ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda tengah mempersiapkan konsep Integrated City Planning (ICP) atau perencanaan kota terpadu sebagai langkah menuju pembangunan kota yang berkelanjutan. Program ini merupakan bagian dari kerja sama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Kota Samarinda melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida).

Kepala Bapperida Samarinda, Ananta Fatuhurrozi, menjelaskan bahwa Kementerian PUPR telah menyiapkan grand design pengembangan Kota Samarinda dalam jangka panjang. Perencanaan ini tidak hanya menyentuh aspek tata ruang, tetapi juga pengembangan wilayah strategis yang akan menjadi penopang utama aktivitas ekonomi dan sosial di masa depan.

Menurutnya, konsep ICP akan disinergikan dengan arah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan visi pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur. Ia menyebut, ada tiga wilayah yang menjadi fokus pengembangan dalam desain tersebut, yaitu kawasan pelabuhan Tempekong, Pelindo, dan area navigasi di sepanjang Sungai Karang Mumus.

Ketiganya dinilai memiliki potensi strategis karena berada di jalur transportasi air utama dan dekat dengan pusat kota. “Jadi pelabuhan itu sudah disiapkan desain untuk penataan kotanya, termasuk rencana pengelolaan lahan dan koneksi dengan sisi Sungai Karang Mumus,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).

Ananta menuturkan, dalam rapat pemaparan hasil konsep desain ICP, Wali Kota Samarinda menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Pemerintah kota akan menindaklanjuti rancangan yang telah disusun kementerian dengan langkah konkret di lapangan, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Pelindo dalam hal pembebasan lahan dan penyediaan infrastruktur pendukung.

“Pak Wali Kota setuju. Mereka menyiapkan perencanaannya, dan nanti akan kami tindak lanjuti secara detail,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ananta mengungkapkan bahwa estimasi waktu pelaksanaan program masih bergantung pada proses koordinasi dengan pihak Pelindo. Saat ini, pihak kementerian dan pemerintah kota masih menyesuaikan titik lokasi dan rancangan teknis di lapangan. Salah satu elemen yang menjadi perhatian dalam perencanaan adalah pembangunan pintu air yang tak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga memiliki nilai estetika.

“Pintu air ini nanti kemungkinan akan mereka desainkan bangunannya supaya lebih eye-catching,” katanya.

Ia menambahkan, desain ICP juga akan dikaitkan dengan pengembangan kawasan China Town yang sudah lebih dulu direncanakan oleh Pemkot Samarinda. Dengan demikian, arah pembangunan kota dapat saling terhubung dan selaras antarproyek strategis.“Artinya yang sudah kita siapkan akan digabungkan dengan perencanaan mereka,” tutupnya. (ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *