KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tidak hanya menghadirkan layanan medis tanpa biaya, tetapi juga mengubah pola pendekatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sejak diluncurkan pada Februari 2025, layanan ini aktif menjangkau warga hingga ke lapisan paling dasar melalui puskesmas dan sekolah-sekolah. Dinas Kesehatan Kalimantan Timur mencatat, lebih dari 220 ribu warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan melalui program tersebut.
Capaian ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit. Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menyebut CKG dirancang sebagai layanan kesehatan preventif yang menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, usia produktif, hingga lanjut usia.
“Program ini kami susun agar masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal, sebelum muncul keluhan yang lebih serius,” ujar Jaya, Jum’at (2/1/2026).
Tidak hanya menunggu kehadiran masyarakat di fasilitas kesehatan, petugas CKG juga menerapkan strategi jemput bola, terutama untuk anak usia sekolah. Pemeriksaan dilakukan langsung di lingkungan pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.
“Anak sekolah menjadi prioritas karena masa pertumbuhan membutuhkan pemantauan kesehatan yang rutin. Pelaksanaannya tetap mengikuti standar pelayanan kesehatan yang berlaku,” jelasnya.
Melalui layanan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pemeriksaan gratis, tetapi juga edukasi kesehatan yang mendorong perubahan perilaku hidup lebih sehat. Pemerintah daerah berharap, langkah preventif ini mampu menekan angka penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kaltim.
Jaya pun mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan CKG yang tersedia di puskesmas terdekat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
“Deteksi dini adalah kunci. Dengan pemeriksaan sejak awal, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko penyakit dapat diminimalkan,” tutupnya. (ns).