KALTIMVOICE.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberikan perhatian serius terhadap kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. Mewakili Bupati PPU, Asisten Perekonomian dan Pembangunan PPU, Hadi Saputro, menyampaikan ulasan mendalam mengenai aspek standar mutu pangan serta potensi dampaknya terhadap perekonomian warga saat menghadiri peresmian SPPG di Jenebora, Kecamatan Penajam, Rabu (14/10/2026).
Dalam penyampaiannya, Hadi menegaskan bahwa keberadaan unit SPPG, khususnya yang beroperasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), memegang peranan sangat vital. Menurutnya, pemenuhan asupan gizi masyarakat harus berjalan beriringan dengan pengawasan mutu dan jaminan keamanan pangan yang ketat agar manfaat program dirasakan secara maksimal oleh penerima sasaran.
“Kita berharap keberadaan SPPG, khususnya di daerah 3T, bisa memenuhi standar mutu pangan. Mudah-mudahan hadirnya SPPG ini dapat memberikan harapan nyata bagi pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujar Hadi.
Selain berfokus pada kualitas makanan bagi anak-anak sekolah, Hadi mengulas potensi besar operasional SPPG dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Ia mendorong pengelola SPPG untuk membuka ruang kolaborasi yang luas dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang lokal di Kabupaten PPU.
Peluang kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui penyerapan bahan pangan lokal. Hadi mencontohkan pengadaan bahan baku harian seperti pasokan daging, sayur-mayur, hingga kebutuhan pokok lainnya yang dapat disuplai langsung oleh petani dan pedagang setempat, sepanjang tetap memenuhi kriteria dan standar kualitas yang dipersyaratkan.
Hadi meyakini bahwa keterlibatan aktif para pelaku usaha lokal akan menciptakan dampak ganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan warga di Jenebora dan sekitarnya. Dengan integrasi yang baik antara sektor kesehatan dan ekonomi, keberadaan SPPG tidak hanya menjadi sarana peningkatan gizi anak-anak, tetapi juga menjadi pemicu tumbuhnya peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Pemkab PPU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keterpaduan antara pengelola SPPG, BGN, dan pelaku UMKM demi menjaga keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Penajam Paser Utara.
(Adv54/diskominfoppu//humas/udin.zacrez)