merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Nasib Ikon Taman Samarendah Dikaji, Menara Lampu Hias Diusulkan Dibongkar Setelah Kontrak Berakhir

img 20260611 wa0002
Menara lampu hias di Taman Samarendah, salah satu ikon Kota Samarinda, yang kini diusulkan untuk dibongkar menyusul berakhirnya kerja sama antara Pemkot Samarinda dan PT Vista Media. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Nasib menara lampu hias yang menjadi salah satu ikon di Taman Samarendah kini tengah dikaji Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Hal itu menyusul usulan pembongkaran yang diajukan PT Vista Media setelah kerja sama pemanfaatan aset antara perusahaan tersebut dan Pemkot berakhir.

Untuk menindaklanjuti usulan tersebut, Pemkot Samarinda bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan peninjauan langsung ke lokasi menara lampu hias di Taman Samarendah, Rabu (10/6/2026).

Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Kota Samarinda, Idfi Septiani, menjelaskan menara tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang sebelumnya dibangun PT Vista Media. Selain menara lampu hias, kerja sama itu juga menghasilkan patung kuda serta air mancur di kawasan taman.

“Awalnya ini merupakan kerja sama kita dengan PT Vista Media. PT Vista Media membangunkan menara, patung kuda, termasuk air mancur. Nah, kerja sama kita sudah berakhir,” ujarnya.

Menurut Idfi, salah satu poin yang disampaikan perusahaan setelah berakhirnya kerja sama adalah usulan pembongkaran menara. Karena itu, Pemkot merasa perlu meninjau langsung kondisi di lapangan sebelum mengambil keputusan.

Peninjauan tersebut melibatkan sejumlah pihak, mulai dari OPD teknis, pengelola aset daerah, Satpol PP hingga unsur kecamatan. Hasil peninjauan lapangan akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat lanjutan bersama PT Vista Media yang dijadwalkan digelar secara daring.

Dalam rapat tersebut, Pemkot akan meminta penjelasan lebih rinci terkait kondisi menara, spesifikasi teknis bangunan hingga mekanisme yang direncanakan perusahaan apabila pembongkaran benar-benar dilakukan.

“Hari ini ke lapangan menjadi bahan untuk kita berdiskusi pada rapat besok dengan PT Vista Media. Kita ingin mendengarkan dulu penjelasan mereka, termasuk spek detail menara dan rencana mekanisme pembongkarannya,” jelas Idfi.

Meski usulan pembongkaran sudah disampaikan secara resmi melalui surat, Idfi menegaskan belum ada keputusan apa pun dari Pemkot Samarinda. Hasil rapat nantinya masih akan dikaji kembali secara internal sebelum menentukan langkah selanjutnya.

“Belum berarti setelah rapat besok langsung deal. Masih perlu kita kaji lagi di internal Pemkot atas paparan dari PT Vista Media,” tegasnya.

Terkait informasi yang menyebut struktur menara mengalami korosi, Idfi mengatakan hal tersebut masih sebatas pernyataan dari pihak perusahaan. Pemkot belum mengambil kesimpulan dan akan melakukan pengecekan lebih lanjut.

“Itu pernyataan dari Vista Media, bukan dari kami. Kita perlu mengecek apakah benar yang disampaikan tersebut. Jangan sampai hanya melihat secara visual lalu langsung menyimpulkan,” katanya.

Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena hingga saat ini Taman Samarendah tetap beroperasi seperti biasa dan dapat digunakan untuk berbagai aktivitas.

“Pada intinya saya bisa menyampaikan bahwa kondisi Taman Samarendah masih seperti biasa. Silakan masyarakat beraktivitas, berolahraga, berkumpul dan sebagainya. Yang kami lakukan saat ini hanya menindaklanjuti perjanjian yang telah berakhir.” pungkasnya.(mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *