merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Keberangkatan Haji, Kemenag Minta 1.024 Jemaah Calon Haji Samarinda Tetap Tenang

img 20260328 wa0007
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Samarinda, Jurait. (Foto: mell/Kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA — Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah memunculkan kekhawatiran di kalangan calon jemaah calon haji di Samarinda. Meski demikian, hingga saat ini rencana keberangkatan 1.024 calon jemaah haji asal Samarinda tahun 2026 masih berjalan sesuai jadwal sambil menunggu keputusan resmi pemerintah pusat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Samarinda, Jurait, menegaskan pihaknya belum menerima arahan terkait perubahan kebijakan keberangkatan akibat dinamika geopolitik di Timur Tengah.

Menurutnya, sejauh ini konflik di Timur Tengah belum memberikan dampak langsung terhadap penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah asal Samarinda. “Pengaruhnya saya rasa tidak ada, selama tidak ada konflik di daerah kita,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada calon jemaah melalui koordinasi berjenjang hingga tingkat kecamatan agar tetap tenang menunggu kepastian dari pemerintah pusat.

“Kami sudah mengimbau sebelum ada pengumuman dari pemerintah, bapak ibu harus tenang. Insya Allah berangkat,” ujarnya.

Kuota jemaah haji Kota Samarinda tahun ini mencapai 1.024 orang dan menjadi salah satu jumlah terbesar dalam beberapa tahun terakhir karena mengikuti sistem daftar tunggu nasional.

Jurait menerangkan, jumlah kuota keberangkatan haji setiap tahun bisa berubah karena bergantung pada masa tunggu calon jemaah di masing-masing daerah. “Itu bisa bertambah, bisa berkurang sesuai dengan waiting list atau masa tunggu di daerah masing-masing,” katanya.

Untuk keberangkatan umrah, lanjutnya, mekanisme pengaturannya berbeda karena berada di bawah tanggung jawab biro perjalanan resmi yang terdaftar, meskipun tetap dalam pengawasan kementerian.

Lebih lanjut, ia menegaskan masyarakat tidak perlu berspekulasi terhadap isu yang berkembang dan diminta tetap menunggu kebijakan resmi pemerintah pusat terkait keberangkatan haji tahun ini. “Yang penting kita menunggu pengumuman pemerintah. Kalau pemerintah bilang berangkat, kita berangkat.” tutupnya. (mell)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *