KALTIMVOICE.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyiapkan langkah besar dalam pembinaan atlet dengan merancang kelas khusus olahraga yang akan ditanamkan di sekolah-sekolah. Hal ini disampaikan Kadispora Kutim, Basuki Isnawan, sebagai bagian dari persiapan Perda Keolahragaan yang sedang digodok DPRD. .
Menurut Basuki, Kutim memiliki potensi besar di bidang olahraga, namun pembinaan perlu dilakukan secara terstruktur dan dimulai sejak dini. “Artinya, kita mulai membina usia dini. Anak-anak kita hebat-hebat. Semua potensi 18 kecamatan akan kita gali,” kata Basuki, Minggu (16/11/2025)
Rencana sekolah olahraga ini bukan sekadar wacana, tetapi sudah masuk sebagai salah satu poin yang akan diatur dalam Perda. “Ada kelas khusus olahraga yang sedang kita coba persiapkan. Nanti kita diskusikan bersama Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Basuki mengungkapkan, Kutim harus berpikir jauh ke depan. “Kita berpikir 5-10 tahun ke depan. Kalau pembinaan berjalan baik, saya yakin barometer olahraga Kalimantan Timur akan ada di Kutai Timur,” katanya.
Selain pembinaan usia dini, Basuki juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi mantan atlet. “Mantan atlet itu dulu berjasa buat daerah. Kita tidak bisa biarkan mereka kebingungan setelah selesai bertanding. Kita pikirkan pelatihan dan pembinaan agar mereka bisa berdaya,” jelasnya.
Ia juga memastikan pemerintah menyiapkan sarana-prasarana di kecamatan agar menunjang pembinaan. “Laporan kecamatan itu luas sekali. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga pelaku usaha dan masyarakat,” terangnya.
Basuki menambahkan, dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati sangat kuat. “Pak Bupati dan Pak Wakil sangat support terhadap pemuda dan olahraga. Ini sejalan dengan 50 program unggulan mereka,” ujarnya.
Dengan pondasi regulasi dan pembinaan yang terarah, Basuki yakin Kutim mampu menjadi daerah unggulan dalam dunia olahraga. (adv/diskominfokutim/yud)