KALTIM VOICE, SAMARINDA – IKIP PGRI Kalimantan Timur memastikan mendapatkan 255 kuota mahasiswa penerima Program Pendidikan Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kaltim, salah satu kuota terbesar untuk perguruan tinggi swasta di wilayah ini pada tahun 2025.
Rektor IKIP PGRI Kaltim, Suriansyah, menjelaskan bahwa kuota tersebut terbagi ke tiga program studi: 125 untuk olahraga, 80 untuk ekonomi, dan 50 untuk PVTO.
“Alhamdulillah tahun ini kami mendapatkan 255 kuota Gratispol. Ada tiga prodi yang terakomodasi,” kata Suriansyah, Jumat (14/11/2025).
Menurut Suriansyah, program Gratispol tidak hanya membantu mahasiswa dan keluarga dalam hal biaya pendidikan, tetapi juga mendorong kampus meningkatkan kualitas layanan akademik.
“Kebijakan ini sangat berarti bagi mahasiswa kami dan bagi keluarga mereka,” tambahnya.
Lebih lanjut, dukungan Gratispol juga berdampak positif pada stabilitas operasional perguruan tinggi, sehingga perencanaan akademik dan peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan secara lebih terukur.
Suriansyah menegaskan bahwa proses pendataan, verifikasi, dan penyaluran kuota akan dilakukan secara transparan, memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami pastikan setiap penerima sesuai kriteria dan benar-benar membutuhkan. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk menjaga amanah program Gratispol,” tutupnya.
Program Pendidikan Gratispol sendiri merupakan bagian dari Gerakan Layanan Gratis untuk Semua Lapisan Masyarakat (GRATISPOL) Pemprov Kaltim, yang bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.