merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

HPI Soroti Penguatan SDM sebagai Kunci Sukses Desa Wisata Kaltim

img 20251208 wa0014
Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kaltim, Awang Jumri (yud/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Pengembangan Desa Wisata di Kalimantan Timur tidak hanya berfokus pada potensi alam dan budaya, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) sebagai motor penggerak destinasi. Hal ini disampaikan Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kaltim, Awang Jumri, yang menilai, keberhasilan Desa Wisata sangat ditentukan pada kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mempromosikan potensi lokal.

Menurut Awang, Desa Wisata merupakan ruang yang memadukan seluruh kekuatan pariwisata secara lebih organik. Budaya, alam, dan aktivitas masyarakat tampil secara natural sehingga menjadi daya tarik yang otentik di mata wisatawan. “Semua tercermin di Desa Wisata. Hal-hal yang sifatnya organik dan alami itu justru yang dicari wisatawan,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Namun, ia menekankan, potensi tersebut tidak akan berkembang tanpa dukungan SDM yang siap menjalankan fungsi pemanduan, pengelolaan amenitas, hingga penguatan kelembagaan. Ia menjelaskan, promosi wisata saat ini membutuhkan kemampuan masyarakat agar tampil di depan, menyambut tamu, dan menjaga kualitas atraksi yang disajikan.

“Desa Wisata kini sedang didorong untuk memperkuat SDM-nya agar siap berpromosi, siap dikunjungi, dan siap mengembangkan diri,” tegasnya.

Ia menambahkan, perangkat pendukung seperti amenitas, ansilari, serta penguatan kelembagaan menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pembangunan Desa Wisata. Tanpa struktur kelembagaan yang solid, desa akan kesulitan menjaga keberlanjutan program dan mempertahankan kualitas layanan.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata disebut sangat serius mengembangkan Desa Wisata sebagai model pembangunan pariwisata berbasis masyarakat. Peran aktif ini dinilai penting agar memastikan desa tidak hanya menjadi lokasi wisata sesaat, tetapi destinasi yang konsisten tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Awang meyakini, jika SDM desa benar-benar siap, maka Desa Wisata dapat menjadi pilar kuat yang mengubah wajah pariwisata Kaltim. “Kelembagaan, kesiapan SDM, dan pemetaan potensi itu harus berjalan bersamaan. Di situlah letak kekuatan Desa Wisata,” pungkasnya. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *