merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

DKP Kaltim Dorong Hilirisasi Perikanan di Sektor Tangkap dan Budidaya

harga ikan laut naik aym6 dom
Pekerja mengangkut keranjang berisi ikan hasil tangkapan nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Tambaklorok, Semarang, Sabtu (13/6). Sejumlah jenis ikan laut mengalami kenaikan harga antara 10 hingga 20 persen karena pasokan dari nelayan menurun akibat cuaca buruk beberapa hari terakhir. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Hilirisasi perikanan Kaltim terus menjadi fokus utama DKP Kaltim dalam mendorong kemajuan sektor kelautan dan perikanan daerah. Upaya ini dilakukan dengan mengoptimalkan produk perikanan dari hulu ke hilir tanpa mengabaikan prinsip perikanan berkelanjutan, sehingga manfaat ekonomi dan kelestarian sumber daya dapat berjalan seimbang.

Dilansir dari kaltimprov.go.id, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur punya strategi hilirisasi perikanan Kaltim yang tidak hanya menyasar hasil tangkapan laut dan perairan umum, tetapi juga menyentuh sektor budidaya secara menyeluruh. Mulai dari pembesaran di tambak dan kolam, budidaya laut pesisir, hingga pengembangan karamba jaring apung menjadi bagian penting dalam rantai nilai produk perikanan.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan DKP Kaltim, Irma Listiawati, menyebut potensi sektor kelautan dan perikanan Kalimantan Timur sangat beragam dan terus berkembang setiap tahun. Keanekaragaman ini dinilai menjadi modal kuat dalam mempercepat hilirisasi perikanan Kaltim.

“Produk perikanan kita bervariasi. Tidak hanya hasil tangkapan, tetapi juga hasil budidaya. Semua ini menjadi bagian penting dalam mendukung hilirisasi,” ujarnya saat menjadi pembicara dalam forum bertema Hilirisasi Produk Laut Kaltim, Siapkah Industri Kuliner Lokal Naik Kelas, Selasa (24/2/2026).

Untuk menjamin ketersediaan bahan baku yang berkualitas, DKP Kaltim secara aktif melakukan pembinaan teknis dan fasilitasi kepada pelaku usaha. Pada sektor perikanan tangkap, pembinaan difokuskan kepada nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama agar praktik penangkapan tetap sejalan dengan prinsip perikanan berkelanjutan.

Sementara itu, pada sektor budidaya, pembinaan diberikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan). Tidak berhenti di hulu, DKP Kaltim juga memperkuat sektor hilir dengan mendampingi Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan. Melalui kelompok ini, produk perikanan tidak hanya dipasarkan dalam kondisi segar, tetapi juga diolah menjadi produk turunan bernilai tambah.

Berbagai olahan seperti bakso ikan, empek-empek, bandeng presto, hingga aneka produk siap saji menjadi contoh konkret bagaimana hilirisasi perikanan Kaltim mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus membuka peluang bagi industri kuliner lokal.

“Artinya, produk perikanan tidak hanya dikonsumsi segar, tetapi juga memiliki produk turunan yang mampu meningkatkan nilai ekonomi bagi pelaku usaha,” jelas Irma.

Dalam rangka memperluas akses pasar, DKP Kaltim turut memberikan fasilitasi terkait sertifikasi kelayakan pengolahan. Pelaku usaha didorong untuk memenuhi persyaratan dasar seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) sebelum melangkah ke penerbitan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) hingga Standar Nasional Indonesia (SNI).

Selain itu, verifikasi dan sertifikasi melalui OSS juga terus didorong agar produk perikanan olahan dari Kalimantan Timur dapat diterima di pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern hingga pasar ekspor. Langkah ini dinilai krusial dalam memperkuat hilirisasi perikanan Kaltim yang berorientasi pada daya saing global.

Melalui rangkaian strategi tersebut, DKP Kaltim berharap sektor kelautan dan perikanan tidak hanya menjadi penopang ekonomi daerah, tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan. Dengan hilirisasi yang tepat, produk perikanan Kalimantan Timur diyakini mampu naik kelas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir serta pelaku industri kuliner lokal. (sumber: kaltimprov.go.id)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *