merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Dispar Kaltim Latih Pegawai Menggunakan APAR

img 20251224 wa0047
Damkar melakukan Simulasi di depan pegawai Dinas Pariwisata Kaltim (yud/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Upaya memperkuat keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perkantoran terus dilakukan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dirangkaikan dengan simulasi penanganan kebakaran, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan yang diikuti seluruh bidang di lingkungan Dispar Kaltim ini berlangsung sejak pukul 08.00 Wita hingga selesai. Sosialisasi dilaksanakan di Ruang Rapat Sapta Pesona, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di area Lapangan Parkir Dispar Kaltim. Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan pegawai menghadapi potensi keadaan darurat, khususnya kebakaran di lingkungan kerja.

Sebagai narasumber, Dispar Kaltim menghadirkan tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, yakni Willy Prameswanto, Polly Rachman, dan Nuryadi. Para narasumber menyampaikan materi terkait penanganan awal kebakaran, pengenalan jenis-jenis APAR, hingga tata cara penggunaan APAR yang benar dan aman sesuai standar keselamatan kerja.

Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah preventif yang penting untuk membangun budaya sadar keselamatan di lingkungan kerja. Menurutnya, kesiapsiagaan pegawai menjadi faktor utama dalam meminimalkan risiko kerugian apabila terjadi keadaan darurat.

“Keselamatan kerja adalah tanggung jawab bersama. Melalui sosialisasi dan simulasi APAR ini, kami ingin memastikan seluruh pegawai memahami langkah awal yang harus dilakukan ketika menghadapi potensi kebakaran, sehingga tidak terjadi kepanikan dan risiko dapat diminimalkan,” ujar Ririn.

Ia menambahkan, pemahaman teknis mengenai penggunaan APAR tidak hanya bermanfaat di lingkungan kantor, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bekal pengetahuan dasar tersebut, pegawai diharapkan mampu bertindak cepat dan tepat sebelum api membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

Narasumber dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda menekankan pentingnya mengenali sumber api dan jenis APAR yang sesuai sebelum melakukan pemadaman. Kesalahan dalam penggunaan APAR, menurut mereka, justru dapat membahayakan keselamatan pengguna.

Agenda kegiatan ditutup dengan simulasi langsung penggunaan APAR oleh para pegawai. Dalam sesi ini, peserta diberi kesempatan mempraktikkan teknik pemadaman api secara bergantian dengan pendampingan instruktur, sehingga pemahaman tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.

Melalui kegiatan ini, Dispar Kaltim menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, responsif, dan siap menghadapi situasi darurat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan manajemen risiko dan perlindungan aset serta sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim. (yud)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *