KALTIMVOICE.ID, SAMARINDA – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) terus mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor ekonomi kreatif. Salah satunya melalui Pelatihan SDM Ekraf Champion sub-sektor wastra dengan fokus “pewarnaan alami pada tekstil” yang digelar di Temindung Creative Hub, Samarinda, Selasa (23/9/25).
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka dibekali teori sekaligus praktik mengenai teknik pewarnaan alami menggunakan bahan-bahan dari alam.
Pelatihan dibuka Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim, Dahlia, yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata. Ia menekankan pentingnya inovasi berbasis kearifan lokal.
“Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menghasilkan karya yang unik dan ramah lingkungan, sekaligus membuka akses ke pasar yang lebih luas,” ungkapnya.
Dua ahli pewarnaan alami, Novarita Grace dan Muhammad Khusnul Khairu, hadir sebagai narasumber. Mereka membagikan pengetahuan serta pengalaman praktis tentang teknik pewarnaan natural, mulai dari proses ekstraksi warna, teknik pencelupan, hingga fiksasi agar warna dapat bertahan lama.
Peserta pun langsung mempraktikkan cara mengolah bahan alami seperti kayu secang, kunyit, mangrove, dan ulin menjadi pewarna dengan spektrum warna khas.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan perajin serta pelaku usaha wastra sehingga mampu menciptakan produk berkualitas, bernilai jual tinggi, dan berdaya saing di pasar lokal maupun internasional. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Kaltim agar mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Dispar Kaltim menargetkan semakin banyak lahir inovator kreatif yang berkontribusi pada kemajuan industri kreatif daerah. (yud)