merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Andi Harun Pastikan Pengamanan Ibadah Malam Natal Berjalan Kondusif

img 20251225 wa0004
Pemkot Samarinda bersama Forkopimda saat memantau kesiapan pengamanan Malam Natal 2025.

KALTIMVOICE.ID SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan pengamanan perayaan Malam Natal 2025 di sejumlah gereja, Rabu malam (24/12/2025). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dalam suasana aman, tertib, dan penuh ketenangan.

Pemantauan difokuskan pada dua rumah ibadah besar, yakni Gereja Katedral Santa Maria dan Gereja Katolik Santo Lukas. Dalam kunjungan tersebut, rombongan Forkopimda mengecek kondisi keamanan lingkungan sekitar gereja serta kesiapan personel pengamanan yang bertugas.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli terpadu pengamanan Natal dan Tahun Baru yang dilaksanakan secara kolaboratif lintas sektor.

“Pada malam ini kami melaksanakan patroli pengamanan Natal dan Tahun Baru bersama seluruh unsur kesatuan serta elemen masyarakat,” ujar Andi Harun.

Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan Polri, TNI, Kejaksaan, Brimob, unsur pemerintah daerah, hingga relawan masyarakat. Seluruh elemen tersebut bersinergi melakukan pengawasan, penjagaan, dan pengawalan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Menurutnya, pengamanan perayaan Natal tidak hanya berorientasi pada aspek teknis keamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis agar umat Nasrani dapat beribadah dengan rasa aman dan nyaman. “Kami berharap seluruh saudara-saudara umat Kristen dan Katolik dapat menjalankan ibadah Natal dengan tenang, penuh kenyamanan, serta dalam suasana kebersamaan,” katanya.

Selain aparat keamanan, sejumlah organisasi kemasyarakatan keagamaan turut dilibatkan dalam pengamanan. Andi Harun menyebutkan bahwa unsur Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah berpartisipasi melalui Banser dan Kokam yang ditempatkan di beberapa gereja sebagai wujud penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Ia menambahkan, seluruh pihak terus melakukan langkah-langkah cipta kondisi secara berkelanjutan agar stabilitas keamanan tetap terjaga hingga perayaan Tahun Baru mendatang. Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu serta bencana yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Kita dipersatukan oleh nilai kemanusiaan. Dengan keterlibatan seluruh elemen, kita akan menjadi lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” tuturnya.

Berdasarkan hasil pemantauan Forkopimda, rangkaian misa dan ibadah Natal di gereja-gereja yang dikunjungi berlangsung tertib, aman, serta diwarnai suasana kekeluargaan.(ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *