KALTIMVOICE.ID SAMARINDA – Jadwal pergeseran pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dipastikan mundur. Rencana yang semula ditargetkan tuntas pada akhir Oktober 2025 kini diundur hingga Desember 2025. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, meminta seluruh pihak agar tetap tenang dan menunggu proses yang sedang diselesaikan pemerintah provinsi.
Ia menegaskan bahwa sejumlah persiapan penting harus dirampungkan sebelum perombakan jabatan dilakukan. “Harap tetap bersabar. Saat ini kami masih menuntaskan beberapa agenda strategis, termasuk penyusunan anggaran tahun 2026 serta laporan pertanggungjawaban,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud, Kamis (4/12/2025).
Menurutnya, laporan pertanggungjawaban yang dimaksud mencakup penyusunan laporan keuangan dan laporan kinerja yang menjadi dasar penyelesaian administrasi tahun berjalan. Setelah seluruh dokumen tersebut selesai, barulah proses rotasi dapat dimulai.
Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa pergeseran pejabat akan meliputi mutasi internal serta penerapan seleksi terbuka untuk mengisi sejumlah posisi strategis di organisasi perangkat daerah (OPD). “Kami utamakan penyelesaian seluruh pekerjaan akhir tahun. Setelah itu, tahapan selanjutnya langsung kami jalankan,” tuturnya.
Menanggapi kekhawatiran publik terkait potensi praktik transaksional dalam rotasi pejabat eselon II, Rudy menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi. Ia memastikan profesionalisme dan kompetensi tetap menjadi dasar utama setiap penempatan jabatan. Saat ditanya mengenai kemungkinan hasil rotasi diumumkan pada Januari tahun berikutnya, Rudy memberikan jawaban singkat. “Paling lambat demikian,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoKaltim)