KALTIMVOICE.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan kembali posisi strategis arsip sebagai penanda identitas daerah. Asisten III Setkab Kutim, Sudirman Latif, menyampaikan bahwa arsip merupakan bentuk konkret perjalanan pemerintahan dan cerminan sejarah pembangunan.
Sudirman menekankan, arsip tidak boleh dipandang sebagai tumpukan kertas semata. Ia menyebut arsip sebagai bukti autentik perjalanan sebuah pemerintahan. “Arsip itu menunjukkan identitas sebuah daerah, bahkan sebuah negara. Lebih dari itu, arsip juga menjadi bukti akuntabilitas kinerja. Saya sering sampaikan, kalau mau selamat, perkuat arsip,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, identitas sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh budaya dan geografis, tetapi juga rekam jejak administrasi yang tertata. Arsip menjadi jendela untuk melihat bagaimana sebuah daerah mengambil keputusan, membangun kebijakan, hingga melaksanakan program pembangunan.
Sudirman mengapresiasi langkah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kutim yang aktif melakukan sosialisasi sekaligus memperkuat manajemen arsip melalui pemetaan beban kerja. Ia menyebut upaya tersebut sangat penting dalam membangun sistem kearsipan yang profesional dan berstandar.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat menindaklanjuti proses ini dengan lebih serius, karena arsip merupakan fondasi tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan. “Apapun tantangan yang dihadapi, arsip harus menjadi ujung tombak pembuktian akuntabilitas kinerja pemerintah,” tegasnya.
Dengan penguatan di bidang kearsipan, Pemkab Kutai Timur optimistis dapat menghadirkan pemerintahan yang lebih transparan, tertib administrasi, dan dipercaya masyarakat. (adv/diskominfokutim/yud)