merah hitam putih modern berita terkini banner youtube

Program Kaltim Karindangan, Anak-Anak di Kaltim Bisa Nikmati Diskon Objek Wisata

whatsapp image 2025 09 19 at 12.58.32 5fadf619
Sekretaris Disdukcapil Kaltim, Sulekan.(ns/kaltimvoice)

KALTIMVOICE, SAMARINDA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Timur menghadirkan inovasi baru melalui program Kaltim Karindangan. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

KIA tidak hanya berfungsi sebagai dokumen identitas resmi, tetapi juga menjadi akses bagi anak-anak untuk memperoleh potongan harga di sejumlah destinasi wisata dan pusat hiburan yang telah menjalin kemitraan dengan pemerintah.

Sekretaris Disdukcapil Kaltim, Sulekan, menjelaskan bahwa inisiatif ini didesain agar kepemilikan KIA tidak sebatas formalitas, melainkan juga memberikan keuntungan yang langsung dirasakan.

Menurutnya, dengan adanya kerjasama bersama pelaku usaha, anak-anak yang memiliki KIA dapat menikmati tarif khusus di lokasi rekreasi yang telah bergabung dalam program tersebut.

“Pemilik KIA yang berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur bisa memperoleh potongan harga di tempat usaha yang sudah bekerja sama dengan kami,” ujar Sulekan, Jumat (19/9/2025).

Saat ini terdapat tiga mitra yang sudah ikut serta dalam program Karindangan, yakni Mahakam Lampion Garden, Finz Ice Cream, dan Taman Salma Shofa. Ketiganya menawarkan skema diskon berbeda. Finz Ice Cream, misalnya, memberikan potongan Rp5.000 untuk setiap transaksi minimal Rp50.000.

Sementara Mahakam Lampion Garden dan Taman Salma Shopa menerapkan potongan harga pada tiket masuk. Program ini berlaku untuk semua anak pemegang KIA di Kalimantan Timur, tanpa memandang asal kabupaten atau kota. Mereka cukup menunjukkan kartu identitas anak untuk dapat menikmati fasilitas tersebut.

“Melalui program ini, kami ingin membantu masyarakat agar bisa berwisata dengan biaya lebih ringan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari adanya potongan harga,” jelasnya.

Ke depan, Disdukcapil Kaltim berencana memperluas jaringan kemitraan dengan menggandeng lebih banyak pelaku usaha, khususnya tempat-tempat hiburan yang memiliki potensi besar dikunjungi masyarakat. “Selanjutnya kami akan melakukan koordinasi dengan pengelola tempat hiburan yang banyak diakses masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tambah Sulekan.

Ia menegaskan, besaran potongan harga tidak ditentukan secara baku oleh pemerintah, melainkan disesuaikan dengan kesanggupan masing-masing mitra usaha. Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan kepemilikan KIA, tetapi juga menciptakan sinergi positif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Kami berharap melalui program ini jumlah kepemilikan KIA meningkat, sementara pelaku usaha juga memperoleh keuntungan karena brand mereka ikut kami promosikan dalam setiap kegiatan maupun materi sosialisasi,” pungkasnya.(ns)

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *