KALTIMVOICE.ID, MARTAPURA – Pelaksanaan momen rutin 5 Rajab di kawasan Sekumpul, Martapura, kembali mencatat lonjakan signifikan jumlah jamaah. Dikutip dari kalsel.antaranews.com, berdasarkan pendataan kepolisian, kegiatan keagamaan tersebut diikuti hingga sekitar lima juta orang yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri.
Polres Banjar di bawah jajaran Polda Kalimantan Selatan menyebutkan, angka tersebut diperoleh melalui analisis data operator telekomunikasi besar yang aktif selama kegiatan berlangsung. Kepala Polres Banjar AKBP Fadli menjelaskan, metode tersebut digunakan agar memetakan kepadatan jamaah secara lebih akurat.
“Jumlah jamaah berdasarkan analisis tiga provider besar di Indonesia yang aktif saat kegiatan mencapai 4,9 juta hingga menembus 5 juta,” ujar Fadli di Posko Terpadu Kabupaten Banjar di perempatan Sekumpul, Minggu (28/12/2025).
Ia menambahkan, jumlah tersebut melampaui kehadiran jamaah pada peringatan serupa tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 4,1 juta orang. Peningkatan ini sekaligus menegaskan besarnya antusiasme umat mengenang wafatnya ulama kharismatik Martapura, Syekh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, yang wafat pada 5 Rajab 1426 Hijriah/2005.
Pada pelaksanaannya, aparat keamanan menerapkan pengamanan terpadu agar memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Pengaturan parkir, rekayasa lalu lintas, hingga antisipasi kemacetan dilakukan bersama relawan dan instansi terkait.
“Alhamdulillah, kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman dengan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel, melibatkan personel di lapangan bersama relawan yang mencapai ribuan,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan keagamaan diawali dengan pembacaan Maulid Al Habsyi, dilanjutkan lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang menggema di kawasan Musala Ar Raudhah dan sekitarnya. Jamaah memadati ruang induk musala, sepanjang Jalan Sekumpul hingga Jalan Jenderal A Yani di Kota Martapura, bahkan meluas hingga wilayah Banjarbaru.
Agar mengantisipasi kepadatan, ribuan personel TNI, Polri, serta relawan disiagakan mengatur arus kedatangan jamaah, baik melalui jalur darat maupun sungai. Rekayasa lalu lintas diterapkan di sejumlah titik strategis, sementara petugas kesehatan juga disiagakan guna menghadapi kemungkinan kondisi darurat.
Meski sempat diguyur hujan gerimis, kegiatan tetap berlangsung aman dan tertib hingga akhir. Semangat jamaah tidak surut, suasana religius dan kekhusyukan tetap terjaga sepanjang pelaksanaan momen 5 Rajab di Sekumpul Martapura. (yud)